3 Cara Merawat Kain Batik, Hati-Hati Dimakan Rayap

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 02 Oktober 2021 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 02 612 2480359 3-cara-merawat-kain-batik-hati-hati-dimakan-rayap-DeCe4AVs3L.jpg Kain Batik. (Foto: Okezone)

MEMILIKI batik memang memberikan tantangan tersendiri, karena cara untuk mencuci dan menyimpannya tentu saja berbeda dengan pakaian lain. Tentu saja kita tidak ingin batik yang kita miliki rusak karena salah menyimpan, apalagi jika batik tersebut diberikan dari seseorang yang spesial.

Salah satu masalah yang kerap dijumpai para kolektor kain batik adalah tekstur kain rusak dimakan waktu ataupun rayap. Ya, kain batik bersejarah, yang usianya tua misalnya, itu kebanyakan dibuat secara alamiah dan sangat mungkin dimakan rayap.

Untuk mengatasi masalah tersebut, teknik merawat dan menyimpan kain batik perlu diperhatikan. Menurut Humas Museum Tekstil Indonesia, Ardi Hariyadi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Apa saja?

Batik

Perhatikan tempat penyimpanan

Ardi menyarankan agar kain batik sebaiknya disimpan di tempat yang tidak terlalu banyak terpapar cahaya dan sinar matahari secara langsung. "Sebab paparan cahaya atau sinar matahari dapat memudarkan warna kain batik. Jika memudar, tentu akan mengurangi nilai dan kualitas batik tersebut," katanya, beberapa waktu lalu.

Perhatikan juga suhu tempat penyimpanan

Kain batik akan terjaga kualitasnya jika disimpan di tempat bersuhu stabil dan tidak mengalami fluktuasi suhu yang tinggi. Menurut Ardi, fluktuasi suhu membuat kain batik menjadi rentan rusak.

"Jadi, sebisa mungkin simpan kain batik di tempat bersuhu 16-25 derajat celcius. Selain itu, pastikan ruangan tempat menyimpan kain batik memiliki sirkulasi udara yang baik dan bersih," sarannya.

Perhatikan cara mencucinya

Ardi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mencuci kain batik dengan menyikat kain secara langsung, pun menguceknya dengan tangan. Ini akan merusak motif batik atau mengurangi kualitas kainnya.

Selain itu, pemilihan sabun cuci juga penting. "Sebaiknya cuci baik dengan menggunakan lerak atau sabun pencuci batik khusus yang sudah banyak dijual di pasar," terangnya.

Jika Anda lebih suka sesuatu yang simple, Ardi memberi saran agar cuci kain batik kesayangan Anda dengan sampo atau sabun bayi. Produk ini diketahui lebih aman bagi batik dibanding dengan deterjen biasa. "Sebisa mungkin juga batik dibentangkan ketika dicuci, ya," tambah Ardi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini