Perlunya Melatih Anak Bermental Baja di Zaman Online

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 04 Oktober 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 612 2481071 perlunya-melatih-anak-bermental-baja-di-zaman-online-AvmxJdbO5C.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

DI zaman serba modern, orangtua perlu membentuk karakter anak yang kuat mental dan menghadapi tantangan di masa depan. Seperti apa caranya?

Pakar Pendidikan Prof Riri Fitri Sari mengatakan, orangtua jangan ragu untuk mengasah bakat anak. Begitu juga menanamkan karakter anak yang kuat mental dan bisa menghadapi tantangan di masa depan.

"Karakter anak ini harus ditanamkan sejak dini karena anak harus punya daya saing. Misal seperti orang India suka banyak bicara dan China suka bekerja keras," ujarnya di sela acara Grand Launching Festival Budaya 2022.

Prof Riri menambahkan, karakter seperti ini, memang harus harus diperlihatkan dan kekuatan mereka perlu dilatih. Ketika anak jatuh dan bangun, ajarkan anak agar bekerja keras lagi dan orangtua pun sejak dulu mewariskan hal ini.

 Anak

"Karakter anak yang bermental kuat perlu di-nurture dari contoh orangtua dan guru dan melatih mereka untuk jatuh dan bangun lagi, hingga berhasil mencapai tujuan yang diupayakan untuk didefinisikan dan dipastikan tercapai dengan semua keterbatasan," terangnya.

Meski suasana pandemi, anak tetap harus berprestasi. Sudah banyak kegiatan online untuk anak-anak agar mencapai prestasi di bidang seni budaya, yang  dipadukan dengan teknologi.

"Di samping dapat prestasi anak-anak dapat menikmati kehidupan," tambahnya.

Senada, Direktur Eduversal Dwi Prajitno menambahkan, anak-anak perlu didorong untuk dapat seimbang antara karakter dan kreativitas, yang melahirkan solusi atas berbagai masalah. Keseimbangan ini dapat

memberikan kekuatan bagi bangsa untuk menghadapi tantangan di masa depan.

"Kita punya harapan besar agar anak didik Indonesia bisa bersaing Mereka juga bisa mengakses ajang ini dan tolak ukur kemampuan mereka," katanya.

"Semakin banyak berkompetisi membawa dampak positif yg lebih banyak," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini