3 Produk Fashion Lokal Siap Go Internasional dengan Misi Pemberdayaan Perempuan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 05 Oktober 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 194 2481648 3-produk-fashion-lokal-siap-go-internasional-dengan-misi-pemberdayaan-perempuan-AyCkxJSCjf.jpeg Produk fashion lokal siap Go Internasional (Foto: Sukardi/MPI)

UPAYA pemberdayaan perempuan terus dilakukan, tak hanya pemerintah tetapi juga oleh komunitas masyarakat itu sendiri. Seperti yang dilakukan tiga perhimpunan ini, Mutiara Lombok, Handep, dan Pesona Alam.

Mutiara Lombok yang berbasis di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengandalkan keindahan perhiasan mutiara yang dibuat oleh para perempuan Lombok, Handep (Kalimantan Tengah) mengandalkan kulit berkualitas yang diklaim sepenuhnya menggunakan produk lokal, dan Pesona Alam dengan tenun Lombok yang indah.

Produk Fashion Lokal

Ketiga perhimpunan ini menghasilkan karya bertaraf Internasional, yang menurut Poppy Dharsono, seorang pengusaha, desainer, sekaligus Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), sudah layak dilihat dunia maupun negara sendiri.

"Mereka ini memang sudah kami kenal lama dan bukan hanya memiliki produk unggulan, tetapi juga punya misi dan program yang berkualitas, khususnya memberdayakan perempuan di wilayah mereka," kata Poppy Dharsono saat ditemui MNC Portal di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

Baca Juga : Mengenal Batik Prada, Wastra Nusantara Bertabur Emas nan Mewah

Produk Fashion Lokal

Poppy menambahkan, ia yakin 3 perhimpunan pemberdayaan perempuan tersebut bisa membawa nama baik Indonesia di kancah Internasional karena sudah pernah tampil juga di perhelatan Indonesia Fashion Week (IFW). "Itu juga alasan ketiganya kami pilih," tambahnya.

Baca Juga : Meriahkan Hari Batik Nasional, Fashion Show Gantari Akan Dihelat di Candi Prambanan

Lebih lanjut, Tri Hanurita, Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, mengatakan bahwa produk yang dihasilkan tiga perhimpunan ini akan dijual di tiga negara mewakili benua di dunia.

Produk Fashion Lokal

"Ya, kami selaku KADIN akan membawa produk-produk tiga perhimpunan pemberdayaan perempuan ini ke Sydney (mewakili benua Australia), Swiss (Eropa), dan Dubai (Asia dan Afrika). Ini upaya kami memberikan peluang bagi masyarakat Indonesia bisa dikenal di mata dunia," terang Tri.

Ia menambahkan, ke depannya, tidak hanya tiga perhimpunan ini saja yang akan dikembangkan oleh KADIN, tetapi juga ada perhimpunan pemberdayaan perempuan di Garut, Jawa Barat, yang mengolah kulit, serta di Aceh dengan produk unggulannya adalah kopi Aceh.

Sementara itu, Afriandi, selaku Ketua Pesona Alam Lombok, mengharapkan ke depannya pihaknya bisa mengembangkan lebih jauh soal produksi tenun Lomboknya. Ya, bukan hanya menggunakan pewarna alami, tetapi akan menerapkan katun asli Indonesia sebagai bahan dasar kain tenunnya.

Produk Fashion Lokal

"Hingga saat ini benang katun yang kamu pakai masih import, karena kalau pakai katun asli Indonesia terlalu tipis untuk ditenun. Meski begitu, kami masih punya harapan bahwa dengan melakukan upaya penanaman pohon kapuk sehingga semua produk yang kami pakai adalah lokal Indonesia 100%," ungkapnya.

"Dengan kolaborasi dengan KADIN dan APPMI ini, kami juga merasa terhormat dan bangga sekali, pemerintah memberi peluang kepada kami untuk semakin maju dan memberi kesempatan pada kami untuk terus menghasilkan produk berkualitas yang melibatkan perempuan-perempuan daerah," tambah Afriandi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini