Beautypedia: Penyebab Masker Picu Jerawat dan 5 Cara Antisipasinya

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 06 Oktober 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 05 611 2481557 beautypedia-penyebab-masker-picu-jerawat-dan-5-cara-antisipasinya-Rcd89OPjlk.jpeg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

SEJAK awal Covid 19, semua orang wajib memakai masker wajah agar tetap aman. Penggunaan masker adalah kebiasaan biasa bagi sebagian orang seperti profesional kesehatan.

Tetapi, sekarang masker juga diperlukan di banyak tempat umum, seperti restoran dan toko kelontong, sebagai penghalang terhadap virus corona baru yang menyebar melalui tetesan pernapasan. Namun, jika digunakan sembarangan, masker juga bisa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Mulai dari timbulnya jerawat, penglihatan kabur, hingga hingga iritasi kulit dan aliran udara terbatas.

Masalah paling umum yang dihadapi banyak orang adalah jerawat. Hal ini terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan kotoran yang mengakibatkan timbulnya jerawat, komedo putih, atau komedo hitam.

Jerawat

Masker juga diketahui menyebabkan Rosacea ( Wajah kemerahan) yang dapat menyebabkan jerawat dan kemerahan. Kulit wajah sangat sensitif dan orang bisa mengalami alergi karena bahan masker yang lagi-lagi dapat menyebabkan ruam merah disertai iritasi dan lecet.

Selain itu, penggunaan masker secara teratur juga dapat menyebabkan folikulitis. Ini adalah infeksi folikel rambut Anda yang menyebabkan benjolan dan terlihat seperti jerawat. Anda mungkin juga mengalami rasa gatal atau nyeri.

Baca Juga : Begini Tips Pakai Makeup untuk Kulit Berjerawat

Anda juga mungkin mengalami kesulitan bernapas secara normal, rasa tidak nyaman, dan rasa sakit di telinga Anda karena tali masker. Sangat penting untuk merawat kulit kita dengan baik untuk mengontrol dan mencegah jerawat dari penggunaan masker tersebut.

Karenanya, Dr Satish Bhatia MD, FAAD seperti dilansir Times of India pun memberikan langkah-langkah khusus untuk merawat kulit akibat penggunaan masker agar tidak timbul masalah kulit.

1. Gunakan pembersih lembut

Cuci Muka

Gunakan pembersih lembut yang ramah pH untuk kulit. Penggunaan produk pembersih kulit yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan pH permukaan kulit dan mikroflora yang secara negatif menyebabkan jerawat.

2. Jangan lupa pelembap

Gunakan pelembap dengan pH balance yang tidak terlalu berminyak dan sebaiknya dalam bentuk lotion.

3. Jangan pakai makeup terlalu tebal

Minyak dan makeup menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat bernanah berkali-kali. Karenanya, jangan menggunakan makeup terlalu tebal selagi menggunakan masker.

4. Dermatitis alergi gesekan.

Gunakan masker yang sesuai dengan wajah Anda dan memberikan perlindungan yang baik. Pastikan Anda membersihkan atau mengganti masker setelah setiap kali digunakan.

Memilih masker dengan bijak akan memberikan konfirmasi seolah-olah masker terlalu kencang, lilitan tali dapat menyebabkan luka bakar gesekan di bagian belakang telinga Anda.

5. Jangan pakai masker terlalu lama

Masker

Usahakan untuk tidak memakai masker terlalu lama terus menerus. Saat di rumah atau tidak di keramaian, cobalah untuk istirahat setelah setiap 4 jam dari masker dan paparkan kulit ke udara segar.

Beberapa masalah kulit mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk diperbaiki. Itu selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit Anda dan mengikuti rencana perawatan untuk hasil yang cepat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini