Pendemo Masuk Runway Louis Vuitton Paris Fashion Week 2022, Bawa Pesan Ini!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 194 2482618 pendemo-masuk-runway-louis-vuitton-paris-fashion-week-2022-bawa-pesan-ini-6yxcg62oaG.jpg Pendemo masuk runway LV di Paris Fashion Week 2022 (Foto: France24)

RUNWAY Louis Vuitton di Paris Fashion Week 2022 dikejutkan dengan munculnya dua orang pendemo. Mereka menyerobot jejeran model yang sedang mempresentasikan koleksi LV terbaru.

Menurut laporan France 24, seorang perempuan mengibarkan kain putih bertuliskan 'konsumsi berlebihan = kepunahan'. Menurut beberapa informasi, perempuan tersebut berasal dari kelompok menolak perubahan iklim yang dikenal dengan nama "Amis de la Terre France'.

Runway

Dari video yang beredar, si perempuan itu ikut barisan model di runway. Tak ada reaksi apapun di awal sampai akhirnya saat si perempuan ada di ujung runway, dia diangkat petugas keamanan sambil meronta-ronta. Penonton fashion show hanya bisa terdiam tertegun.

Baca Juga : Potret Seksi Jennie BLACKPINK di Paris Fashion Week 2022, Serba Merah Merona!

Lebih lanjut, kelompok Extinction Rebellion, Amis de la Terre, dan Youth For Climate mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sekitar 30 orang terlibat dalam perencanaan protes tersebut, dengan dua ditangkap petugas keamanan.

Apa pesan yang coba disampaikan aktivis tersebut?

Para protester meminta pemerintah Prancis untuk menegakkan kebijakan pemotongan segera tingkat produksi di sektor fashion mengingat 42 item pakaian terjual per orang di Prancis pada 2019.

Amis de la Terre France mengatakan pihaknya menargetkan label milik LVMH untuk menyoroti masalah konsumsi berlebihan tersebut. "LVMH adalah pemimpin dunia dalam kemewahan dan memiliki tanggung jawab dalam hal tren yang mendorong industri tekstil untuk terus memperbarui koleksi lebih cepat dan menghasilkan lebih banyak," kata Alma Dufour, juru bicara grup, bicara pada Reuters.

Di front row, bintang film Prancis Catherine Deneuve dan Isabelle Huppert hampir tidak bergeming, sementara beberapa anggota klan Arnault, yang duduk di sebelah chief executive officer dan ketua LVMH Bernard Arnault, saling melirik.

Gangguan itu hampir tidak mengganggu aliran model yang terus berlenggok di runway. Di sisi lain, Louis Vuitton tidak segera mengomentari insiden tersebut saat dihubungi AFP.

Pertunjukan itu sendiri memperlihatkan koleksi dengan kesan punk, dengan lengan baju yang dicopot dari jas, lengan dibiarkan terbuka, dan aksesori termasuk sepatu bot dengan full detail dan hiasan kepala chainmail.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini