PON XX Jadi Kesempatan Promosikan Sagu Papua

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 298 2482874 pon-xx-jadi-kesempatan-promosikan-sagu-papua-4MweXNKBm2.jpg Pasta sagu. (Foto: Sagolicious)

SAGU menjadi makanan pokok orang Papua. Jika biasanya hanya diolah menjadi papeda, ternyata sagu bisa diolah menjadi mi maupun pasta.

Jenny Wijaja, jenama Sagolicious, memperkenalkan varian mi dan pasta yang terbuat dari 100 persen sagu. Olahan bahan makanan khas Italia ini tentu akan terasa berbeda dan unik.

Pasta sagu ini pun diperkenalkan ke masyarakat Sentani di salah satu pusat kuliner Sentani, di sela-sela pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Jenny menjelaskan, sagu merupakan tanaman alam dari Papua dan selama ini turun temurun menjadi makanan keluarga Papua. Sagu hanya diolah menjadi papeda yang tentu membosankan.

 sagu

Bahkan jika ada pendatang yang mencicipi papeda belum tentu suka. Karena itu, Jenny mencoba berinovasi mengolah sagu tradisional menjadi panganan modern yang akan disukai semua kalangan.

"Orang Papua makanan pokoknya sagu, biasanya hanya diolah menjadi papeda dan saya tertarik untuk mengolah sagu tradisional tanpa mengurangi nilai gizi," ujarnya saat pengenalan Sagolicious.

Di samping itu, Jenny juga ingin mencari sesuatu makanan yang gluten free gluten. Maka dibuatlah pasta sagu dan melewati banyak tahapan penelitian di laboratorium.

"Saya pun melakukan uji coba beberapa bulan ini. Hingga akhirnya dapat formula bagus dan saya bawa laboratorium dan disarankan untuk dipatenkan sebagai pasta varian sagu yang belum pernah ada," tambahnya.

Dari situ, muncul ide Jenny untuk mengembangkan pasta sagu ini dengan beragam varian. Seperti makaroni, spagheti juga mi sagu, dengan variasi warna dari sayur maupun buah-buahan.

Jenny mendapatkan bahan pokok sagu dari hutan di Sentani Papua. Sebelum diolah jadi pasta, proses pembuatan sagu ini pun masih sangat tradisional.

"Di sini danau dan hamparan sagu sejauh mata memandang ini sagu. Saya sendiri melihat bagaimana penduduk mengolah sagu dari batang pohon yang ditebang sampai keluar tepungnya," terangnya.

Pertama kali melihat hasil pastanya pun Anda tentu ingin langsung mencicipinya. Karena warna-warni yang mencolok dan cita rasanya tentu berbeda dari papeda.

Apalagi, kata Jenny, sagu mengandung kaya gizi. Salah satunya pati resisten yang baik untuk bakteri di usus, menambah stamina, mencegah kolesterol, menstabilkan kadar gula darah dan beragam manfaat lainnya.

Dia pun membagikan tips memasak pasta sagu yang unik ini. Jenny menuturkan, agar sagu tetap kenyal, maka Anda perlu merendam pastanya dulu sekira 6 menit sebelum dimasak.

Setelah itu, didihkan air dalam panci dan jika airnya sudah menggelembung, maka segera masukkan pasta sagu da didihkan selama 2-3 menit, sampai pasta berubah warna menjadi bening.

"Pasta sagu ini enak juga dibuat sup makaroni, carbonara, pasta, mi ayam dan teksturnya kenyal dan ketika dimakan di mulut lumer," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini