BPOM Terbitkan Izin Vaksin Zifivax China, Simak Fakta-faktanya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 481 2482709 bpom-terbitkan-izin-vaksin-zifivax-china-simak-fakta-faktanya-CTOQxy4wMM.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Prevention)

RUPANYA vaksin Covid-19 Zifivax yang dikembangkan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical asal China mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). EUA tersebut rilis hari ini, Kamis (7/10/2021).

 Vaksin Covid-19

Paparan lebih lengkapnya akan disampaikan Kepala BPOM Penny K. Lukito di penerbitan EUA yang disiarkan secara daring. Namun, masyarakat perlu tahu bahwa ada beberapa hal menarik terkait vaksin Zifivax ini. Berikut fakta-fakta selengkapnya:

1. Penelitian dilakukan di Bandung, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

2. Uji klinis melibatkan 4.000 subjek penelitian.

3. Vaksin Zifivax dibuat dengan menggunakan teknologi rekombinan protein subunit.

4. Dengan jenis vaksin tersebut, para peneliti mengklaim bahwa vaksin Zifivax lebih aman diberikan untuk pasien dengan immunocompromised.

5. Pemberian vaksin sebanyak 2 dosis dengan jarak waktu 28 hari per dosis. Ada usulan juga vaksin diberikan sebanyak 3 dosis dengan jarak waktu 28 dan 56 hari.

6. KIPI vaksin Zifivax diketahui ringan hingga sedang, dengan didominasi gejala seperti nyeri di tempat suntikan, demam dan nyeri kepala.

7. Bukan hanya Indonesia tempat uji klinis vaksin dilakukan, tetapi ada juga China itu sendiri, Ekuador, Malaysia, Pakistan, dan Uzbekistan.

8. Hasil uji klinis fase 3 pada Agustus 2021 mengungkapkan bahwa vaksin ini memiliki efikasi 81,76% melawan Covid-19.

9. Vaksin Zifivax juga ternyata diklaim kuat melawan varian Alfa (93%) dan Delta (78%).

10. Perusahaan diketahui sedang mengerjakan uji klinis vaksin Zifivax kepada partisipan berusia 3-17 tahun. Namun, belum diketahui pasti hasilnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini