Muncul Klaster PON XX Papua, Satgas Covid-19: Seluruh Kontingen Harus Batasi Aktivitas

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 07 Oktober 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 481 2482900 muncul-klaster-pon-xx-papua-satgas-covid-19-seluruh-kontingen-harus-batasi-aktivitas-71YdeKXgZj.jpg Jubir Pemerintah Penanganan Covid-19 Prof Wiku (Foto : YouTube/Sekretariat Presiden)

KEKHAWATIRAN PON Papua XX 2021 memicu munculnya klaster Covid-19 akhirnya terjadi juga. Angka kasus positif Covid-19 dari gelaran PON Papua diketahui terus bertambah.

Para penonton yang hadir, banyak yang lolos menonton tanpa menggunakan masker. Terkait klaster PON XX Papua dan longgarnya penerapan protokol kesehatan di lapangan. Pemerintah, melalui Satgas Covid-19 mengungkapkan pihaknya saat ini terus melakukan monitoring dan evaluasi.

Prof Wiku

“Saat ini pemerintah terus memonitoring dan mengevaluasi kepatuhan protokol kesehatan selama gelaran PON di Papua. Termasuk meminta seluruh kontingen untuk membatasi aktivitas di luar pertandingan,” ujar Prof. Wiku, Koordinator Pakar dan Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, saat siaran langsung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, di akun chanel Sekretariat Presiden, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga : Tangani Kasus Covid-19 di PON XX Papua 2021, Menpora Zainudin Amali Ambil Langkah Cepat

Kasus positif yang sudah muncul di perhelatan PON Papua XX pun, dikatakan Prof. Wiku langsung ditangani oleh para petugas kesehatan professional di Papua, agar tidak semakin banyak orang baik itu masyarakat yang datang menonton atau pun dari pihak atlet, official, atau panitia yang bertugas yang tertular Covid-19.

“Kemunculan kasus positif langsung ditangani oleh tenaga kesehatan setempat, sehingga mecegah meluasnya penularan pada kontingen ataupun masyarakat. Selain itu, upaya lain yang pemerintah lakukan dengan menyusun kebijakan kewajiban terkait menjalankan protokol kesehatan ketat. Bahkan saat di daerah asal, melakukan karantina, dan tes ulang untuk menjamin orang yang bersangkutan saat berangkat, di perjalanan, atau tiba pulang ke rumah,” tegas Prof. Wiku

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini