Belanja di Pasar, Jangan Lupakan Protokol Kesehatan Covid-19

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Sabtu 09 Oktober 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 481 2483591 belanja-di-pasar-jangan-lupakan-protokol-kesehatan-covid-19-USdUMW0Jti.jpg Ilustrasi. (Foto: Instagram salmafinasunan)

PASAR menjadi tempat yang rawan dalam penyebaran Covid-19. Karena itu, Anda perlu menjaga protokol kesehatan saat berbelanja ke pasar.

Nah, sederet fasilitas kebersihan atau sanitize zone di pasar tradisional. Anda bisa memanfaatkan tempat ini sebagai langkah mengurangi paparan virus corona.

Diakui Perwakilan Cap Lang Maria Margaretha, pasar merupakan tempat yang sangat rawan akan penyebaran virus Corona. Menurut Maria, penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum berbelanja masih rendah menjadi faktor penyebab timbulnya klaster penyebaran di pasar.

“Kecenderungan menyentuh buah dan sayuran sembarangan oleh pengunjung maupun pedagang meningkatkan resiko penyebaran Covid-19 di pasar," ungkap Maria dalam keterangan resminya.

Melihat itu, pihaknya ikut membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Terutama meminimalisir penularannya di pasar yang padat pengunjung di Jabodetabek.

 pasar

Dia menambahkan bahwa selain mentaati protokol kesehatan saat berada di tempat umum, memiliki pertahanan terhadap virus kapan saja dan di mana saja sangatlah penting.

"Dengan membiasakan diri mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer setelah menyentuh barang apa pun dan serta menyemprot ruangan dengan Disinfectant Spray, penularan virus Covid-19 dapat dicegah," tambahnya.

Sementara untuk menggunakan handsanitizer wajib yang mengandung alkohol 70%. Cara penggunaannya pun harus sama dengan mencuci tangan, yakni perlu mengusap seluruh bagian tangan termasuk sela-sela jari.

Agar tidak terpapar virus Covid-19, kita memang harus rajin mencuci tangan. Mencuci tangan pun harus dilakukan dengan sabun dan air mengalir, serta dilakukan minimal 20 detik.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan jangan lengah, terutama melihat adanya potensi penyebaran Covid-19 gelombang ketiga," tutup Maria.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini