5 Cara Buang Minyak Jelantah yang Benar, Jangan ke Wastafel!

Calista Angelina, Jurnalis · Minggu 10 Oktober 2021 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 10 298 2483953 5-cara-buang-minyak-jelantah-yang-benar-jangan-ke-wastafel-4qJyfX8jSs.jpg Ilustrasi (Foto : Cookingchew)

MINYAK goreng bekas (minyak jelantah) tidak boleh dibuang sembarangan. Pasalnya, membuang minyak sembarangan itu dapat berdampak buruk pada lingkungan. Limbah minyak yang mengalir ke laut alhasil air jadi tercermar.

Selain itu, jika dibuang ke wastafel dapat menyumbat saluran air. Penyumbatan saluran akan jadi kotor dan memungkinkan bakteri berkembang biak disana.

Jika biasanya Anda membuang minyak jelantah ke wastafel maka Anda harus berhenti melakukan hal itu mulai sekarang! Melansir ACTenviro berikut 5 cara membuang minyak jelantah dengan benar.

Minyak Jelantah

1. Masukkan ke dalam botol atau wadah yang ingin dibuang

Sebelumnya, pastikan minyak sudah dingin. Lalu tuang ke botol atau kontainer apapun yang ingin Anda buang sekalian. Tutup dengan rapat agar tidak tumpah. Siap dibuang

Baca Juga : Awas Minyak Jelantah Picu Kanker Payudara

2. Bekukan minyak jelantah

Ketika berbentuk padat, minyak jelantah menjadi lebih mudah untuk ditangani atau dibuang. Namun, butuh waktu sehari untuk membekukan minyak. Setelah beku siap dibuang. Perlu diingat, jangan menggunakan kantong plastik karena lama kelamaan dapat robek dan minyak jadi berserakan.

3. Jadikan pupuk kompos

Mengejutkan bukan ternyata minyak bekas dapat dijadikan pupuk kompos. Tapi tidak semua minyak dapat digunakan sebagai pupuk kompos ya hanya minyak sayur (minyak nabati). Karena kandungannya alami yaitu dari kedelai, jagung, biji bunga matahari, kelapa dan juga zaitun. Cacing tanah menyukai minyak sayur. Jadi manfaat yang diberikan tidak hanya untuk tanaman tapi juga makhluk yang hidup di dalamnya.

Tidak dapat dijadikan pupuk kompos jika itu minyak bekas memasak daging. Justru malah akan mengundang serangga, tikus dan hama lainnya.

4. Buang dengan limbah rumah lainnya

Minyak jelantah dapat dicampurkan dengan tepung terigu atau pasir kucing. Dengan begitu, minyak jelantah akan menggumpal dan tidak cair lagi. Pastikan buang dengan wadah tertutup.

5. Berikan pada organisasi daur ulang

Biasanya restoran memiliki sistem atau metode yang baik untuk membuang minyak jelantah. Namun, jika tidak memungkinkan Anda bisa coba menyalurkan limbah minyak ke organisasi pemerintah seperti waste4change.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini