Sydney Berdamai dengan Covid-19 Usai 107 Hari Lockdown

Calista Angelina, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 481 2484455 sydney-berdamai-dengan-covid-19-usai-107-hari-lockdown-GSc2Gl4JyT.jpg Sydney berdamai dengan Covid-19 usai 107 hari lockdown (Foto: BBC)

AUSTRALIA memberlakukan lockdown selama 107 hari sejak akhir Juni setelah penyebaran Covid-19 varian Delta yang menyerang 50.000 orang dan menewaskan 439 orang. Kini, Ibukota Australia, Sydney akhirnya mengakhiri masa lockdown tersebut setelah hampir 4 bulan. Para warga turut merayakan kebebasan tersebut.

Antrian pengunjung di pub dan pusat berbelanjaan saat malam menjadi ramai. Lockdown melarang orang bepergian ke luar kota, bertamu ke rumah kerabat dan keluarga.

Sydney

Namun, sekarang peraturan itu dilonggarkan bagi mereka yang telah divaksin. Bagi yang sudah divaksin diperbolehkan makan di restoran, kafe, datang ke gym, perpustakaan, dan berenang. Kini, di hari Senin antrian pengunjung ke salon juga sudah mulai padat.

Baca Juga : Indonesia Diminta Tetap Waspada, Belajar Ledakan Kasus Covid-19 di Singapura dan Korea

The Lord Gladstone Hotel menjadi salah satu pub (tempat yang menyajikan minuman beralkohol) yang merayakan selesainya masa lockdown.

Sydney

“Kami senang bisa kembali normal, ini adalah hari Senin terbaik setelah lockdown beberapa bulan. Orang-orang juga sudah siap untuk bertemu teman minum disini sambil diiringi musik,” ujar pemilik lisensi untuk tempat minum tersebut kepada BBC.

Baca Juga : Peneliti Ungkap Alasan Mengapa Orang Terinfeksi Covid-19 Tanpa Gejala

Australia memutuskan untuk mengakhiri lockdown setelah 70% penduduk berusia 16 tahun keatas di New South Wales (NSW) memenuhi vaksin dosis ganda.

Peraturan kian dilonggarkan apabila 80% penduduknya telah divaksin penuh. Kini, baru 90% penduduk melakukan vaksin dosis pertama.

Perdana Menteri NSW, Dominic Perrottet mengungkapkan bahwa lockdown merupakan 100 hari terberat. Berakhirnya lockdown bukan berarti kasus covid sudah tidak ada. Para tenaga kesehatan pun telah dipersiapkan apabila terjadi lonjakan kasus Covid usai dihentikannya lockdown.

“Mungkin akan ada lonjakan kasus…..namun, kita harus belajar untuk hidup berdampingan dengan virus tersebut,” ujar Dominic Perrottet kepada BBC.

Sydney

Negara juga belum memberlakukan sistem untuk mengetahui status vaksin, tiap orang diminta untuk menunjukkan buktinya masing-masing.

Rencananya para warga Australia yang berada di luar negeri juga diperbolehkan untuk kembali ke Australia bulan depan setelah perbatasan dibuka kembali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini