Menkes Sebut 7 Atlet PON yang Terpapar Covid-19 'Kabur' dari Tempat Isoman

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 612 2484689 menkes-sebut-7-atlet-pon-yang-terpapar-covid-19-kabur-dari-tempat-isoman-f0IsO1pJRM.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PEKAN Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 memang cukup berisiko. Data terbaru mengungkapkan bahwa ada 7 atlet yang belum selesai dari masa isolasi, sudah kembali ke kampung halaman.

"Kami mengamati, ada 7 atlet yang sebelumnya sudah teridentifikasi positif Covid-19, berhasil keluar dari tempat isolasi sebelum masa isolasinya selesai," papar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di konferensi pers virtual, Senin (11/10/2021).

Secara lebih lengkap, Menkes Budi menerangkan, ketujuh atlet tersebut terdiri dari satu pulang ke Tarakan, dua ke Jambi, tiga ke Sidoarjo, dan satu ke Jogja.

"Atas arahan Presiden Joko Widodo, agar 7 atlet yang keburu kembali ke provinsi asal sebelum masa isolasinya selesai, segera dikarantina atau diisolasi di tempat kedatangan," lanjut Menkes.

Sebelumnya, Menkes Budi menerangkan bahwa terjadi kenaikan kasus konfirmasi positif Covid-19 dari PON Papua. Dari 65 kasus terkonfirmasi positif pada Minggu (10/10), hari ini angkanya naik menjadi 83 kasus.

Ada beberapa hal yang dianggap Kementerian Kesehatan sebagai potensi penyebaran Covid-19 di PON Papua. Pertama adalah soal tempat istirahat atlet yang terjadi, dalam satu kamar diisi 4 atlet. Kemudian, kebiasaan makan bersama masih diterapkan di lokasi tempat tinggal atlet.

Protokol kesehatan selama PON Papua berlangsung pun akan ditingkatkan untuk memperkecil kemungkinan paparan virus bisa terjadi di antara atlet, staff, maupun pihak lain yang ada di arena PON Papua.

Temuan Kemenkes lainnya juga adalah terjadi konsentrasi kasus di beberapa cabor, seperti cabor judo, sepatu roda, motor cross, panahan, dan kriket.

"Konsentrasi kasus juga terjadi di beberapa provinsi asal terutama DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi, dan Bali," tambah Menkes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini