Asap Rokok Bisa Menempel di Perabot Loh, Begini Tips Mengatasinya

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 12 Oktober 2021 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 12 481 2484813 asap-rokok-bisa-menempel-di-perabot-loh-begini-tips-mengatasinya-z49xSqi05a.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

SEBAGIAN pekerja masih Work From Home (WFH) selama PPKM level 3. Perilaku hidup sehat perlu diterapkan, salah satunya mengurangi kebiasaan merokok.

Tahukah Anda, ketika ada satu perokok di dalam rumah bisa meningkatkan risiko paparan asap rokok bagi penghuni rumah alias jadi perokok pasif. Jangan diabaikan bahayanya, karena Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mencatat jika rokok mengandung 250 bahan kimia berbahaya yang terkandung dalam asap hasil pembakaran rokok dan 50 di antaranya diketahui sebagai penyebab kanker.

Bahan kimia hasil pembakaran rokok tersebut juga bisa menempel dan bertahan di karpet, gorden, pakaian, makanan dan benda-benda lainnya selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Meski Anda dan nebhafa sirkulasi udara di ruangan, tetap saja bahayanya tak hilang.

 rokok

“Seseorang yang berada di tempat yang mengizinkan untuk merokok berisiko terpapar zat berbahaya dalam jumlah tinggi karena polusi yang ditimbulkan asap rokok bisa mencapai level yang jauh lebih tinggi dibandingkan polutan udara lain seperti asap dari knalpot mobil,” seperti dikutip dari situs WHO.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga mencatat paparan asap rokok bisa menimbulkan beragam gangguan kesehatan. Hal ini membuat Anda harus menghindari kebiasaan merokok agar perilaku hidup sehat tetap berjalan baik.

Agar rumah bebas dari asap rokok dan partikelnya yang bisa menempel dalam jangka waktu lama tersebut, coba tiga cara berikut ini, ditulis Selasa (12/10/2021).

Jaga kebersihan

Biasakan menjaga kebersihan diri dan rumah dengan cara mengganti, mencuci, atau membersihkan seluruh perabot secara berkala. Ingat, sehabis merokok, sebaiknya Anda mandi dan berganti pakaian sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga karena partikel berbahaya dari asap rokok juga berisiko menempel pada rambut, kulit dan pakaian yang Anda pakai pada saat merokok.

Berhenti merokok dalam ruangan

Berhenti merokok memang jalan terbaik untuk menghindari paparan asap rokok. Tapi jika masih belum bisa berhenti dan ingin merokok, sebaiknya Anda melakukannya di luar ruangan (outdoor). Dengan demikian, Anda bisa menghindari paparan rokok dan partikelnya terhadap anggota keluarga maupun benda-benda yang berada di rumah.

Beralih ke produk tembakau alternatif

Produk tembakau alternatif disebut-sebut tak meninggalkan bahaya seperti paparan asap rokok. Sebab, produk tembakau alternatif menekankan prinsip harm reduction (pengurangan bahaya) dengan menerapkan sistem pemanasan yang hanya menghasilkan uap. Dengan demikian, kadar bahan kimia berbahaya yang dihasilkan bisa ditekan secara signifikan dan uapnya tidak mengandung partikel padat, sehingga tidak akan menempel di tubuh maupun perabotan.

Dalam gelaran 8th Global Forum on Nicotine pada Juni 2021 lalu, Presiden Foundation of a Smoke-Free World Dr. Derek Yach menyebutkan bahwa kehadiran produk tembakau alternatif ini berpotensi membantu menyelamatkan hingga 4 juta perokok dari ancaman kematian per tahunnya.

“Jumlah pengguna produk harm reduction telah mencapai seratus juta orang dan diprediksi bisa menekan tren kematian sekitar 3 hingga 4 juta per tahun,” ujarnya seperti dikutip dari Cebudailynews.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini