Mental Health Day, Self Love Bukan Hanya Soal Cinta Diri Lho

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 612 2485661 mental-health-day-self-love-bukan-hanya-soal-cinta-diri-lho-IU7Dld0A5D.jpg Self love (Foto: Istock)

SAAT ini media sosial seperti ruang bermain sekaligus tumbuh bagi anak muda zaman sekarang. Dari platform tersebut, Anda bisa menemukan diri Anda yang lebih baik.

Tapi, tak bisa ditampik bahwa media sosial juga memiliki efek negatif dan ini dapat memengaruhi kesejahteraan mental pengguna di dalamnya. Salah satu masalah yang banyak dialami sekarang ini adalah insecure atas dirinya sendiri.

 self love

Milenial saat ini pun menggaungkan yang namanya 'self-love'. Namun, apakah self-love di sini hanya diartikan sebagai cinta akan diri sendiri? Atau sejatinya ada makna lain di balik aksi positif tersebut?

Diterangkan Melissa Yunita, S.Psi, Expert Talent dari Ease, suatu komunitas yang peduli kesehatan mental, self love itu universal dan self love itu tidak bisa diukur dari kacamata Anda atau orang lain, tetapi tergantung dari diri Anda masing-masing.

"Pada dasarnya, self love adalah tindakan menghargai dan mencintai diri sendiri," kata Melissa dalam Talkshow BonCabe dan Ease 'Self Love: Be Yourself, Be Original', beberapa waktu lalu.

Kondisi pandemi menciptakan kesulitan tersendiri dan memberi dampak nyata bagi kehidupan anak muda. Bergerak dari situ, Dipa Agung Utomo, Direktur Utama PT Kobe Boga Utama coba memberikan solusi bagi anak muda, dalam hal ini terkait kesehatan mental.

"Lewat aksi yang berfokus pada kesehatan mental seperti ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan awareness anak muda mengenai pentingnya self love dan self care. Ini bentuk kontribusi kami untuk menyadarkan pentingnya kesehatan mental khususnya untuk anak muda," terangnya.

Lebih lanjut, penulis buku 'Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini' Marchella FP, menerangkan bahwa implementasi self love yang paling nyata adalah bisa menghindari insecure yang ada di dalam diri sendiri. Tak hanya itu, dengan mencintai diri sendiri, artinya Anda dapat menghindari overthinking yang berdampak pada kesehatan mental.

"Belajar mencintai diri sendiri itu salah satunya adalah dengan memaafkan semua luka dan keburukan di masa lalu, bukan hanya pada manusia, tapi bisa dalam bentuk apapun," kata Marchella.

"Semakin kita membenci sesuatu yang ada di luar asana dan tak bisa berdamai dengan hal itu, maka Anda tidak akan bisa mencintai diri Anda sendiri," tambahnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini