Baim Wong Rendahkan Kakek Suhud, Psikolog: Kamu Lakukan Kebodohan Terbesar

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 612 2485829 baim-wong-rendahkan-kakek-suhud-psikolog-kamu-lakukan-kebodohan-terbesar-XA3UBHuOfI.jpg Baim Wong (Foto: IG Baim Wong)

BAIM Wong 'dirujak' masyarakat Indonesia karena aksinya yang dinilai merendahkan orang tua di depan umum. Bahkan, tak hanya itu, ia membagikan perbuatannya tersebut di media sosial.

Wajah orang tua yang direndahkan martabatnya oleh Baim Wong pun terpampang nyata di layar kamera. Terlihat jelas si kakek yang diketahui bernama Suhud Arief begitu sedih dan tak bisa berkata apa-apa.

Akademisi Psikologi Sosial Universitas Pancasila Dr Ade Iva Wicaksono, Msi, menilai bahwa perbuatan Baim Wong terhadap kakek Suhut mencoreng nilai dasar yang ada di negara ini. Itu kenapa, katanya, wajar jika masyarakat marah kepadanya.

Baim Wong

"Baim Wong, kamu sudah melakukan kebodohan paling besar dengan merendahkan orang tua. Ingat, negara kita ini memiliki nilai dasar yaitu menghormati orang yang sudah tua," kata Ade Iva pada MNC Portal, Rabu (13/10/2021).

Kejadian yang dilakukan Baim Wong ini, sambungnya, tidak mengurangi sama sekali aksi kebaikan yang sebelum-sebelumnya dilakukan Baim. Namun, akibat kejadian itu juga, sedikitnya publik menjadi tahu bagaimana perilaku Baim kepada orang tua.

Baca Juga : Baim Wong Dihujat karena Marahi Kakek Suhud, Nikita Mirzani: Itu Karma

Bagi Ade Iva, konten kebaikan yang dilakukan Baim sendiri memang bersifat prososial, yaitu menolong orang lain dengan maksud mensejahterakan si penerima bantuan. Tapi, ia menilai bahwa tidak ada value dari aksinya tersebut.

Baca Juga : Imbas Marahi Kakek Suhud, Baim Wong Ditinggal Subscriber

Hal ini berkaitan dengan dikontenkannya aksi-aksi kebaikan tersebut, sehingga dinilai mengurangi kemurnian niat baik seseorang membantu sesama. Ini yang kemudian juga membuat Ade Iva menyayangkan aksi kebaikan yang semata-mata konten belaka.

"Dalam dunia psikologi sosial, menolong orang lain itu adalah prososial. Namun, di dalam itu ada yang namanya altruisme atau menolong tanpa pamrih dan Baim Wong tidak sampai pada tahapan itu," ungkapnya.

"Jadi, prososial behavior yang dilakukan Baim Wong memang betul menolong orang lain, tapi yang dilakukannya tidak sampai altruisme, tidak sampai menumbuhkan nilai-nilai kepedulian, nilai kasih sayang, hanya menjadikan tindak prososial sebagai pamer pribadi. Ini yang bahaya," papar Ade Iva.

Ia menambahkan sedikit bahwa sebagai influencer atau orang yang memiliki power di masyarakat, Baim Wong dan teman-teman selebgram, selebriti, youtuber lainnya, kalian itu memiliki tanggung jawab kepada masyarakat.

"Aksi atau perbuatan kalian itu dilihat masyarakat dan bahkan ditiru. Karena itu, penting sekali untuk sadar akan nilai-nilai dasar bangsa ini, salah satunya menghormati orang tua," kata Ade Iva.

"Altruisme maupun nilai kasih sayang dan menolong sesama itu tidak semua bisa diperdagangkan, dalam hal ini dikontenkan dan disebarkan di media sosial. Orang menolong, ya, karena hatinya ingin menolong dan mensejahterakan orang lain, bukan karena ingin dipandang hebat oleh orang lain," tambahnya.

Baim Wong minta maaf

Setelah kasusnya viral, akhirnya Baim Wong melayangkan permintaan maaf kepada kakek Suhud lewat  akun Instagramnya. Dalam unggahannya, Baim mengakui bahwa dirinya salah lantaran sempat bersikap tidak sopan di depan pria paruh baya tersebut.

"Maaf untuk kesalahan saya," ungkap Baim dalam unggahan foto di Instagramnya.

"Untuk Kakek Suhut. Maaf ya, saya salah. Seharusnya saya bisa lebih sopan. Banyak belajar saya," jelasnya.

 Lebih lanjut, suami dari Paula Verhoeven ini berharap jika suatu saat dirinya bisa bertemu kembali dengan kakek Suhud. Hal itu diharapkan oleh bapak dua anak ini, agar dirinya bisa mengucapkan permohonan maaf secara langsung pada kakek Suhud.

"Kalau memang diizinkan, insya Allah nanti kalau bisa, saya mau ketemu untuk bilang langsung," ujar Baim.

"Sekali lagi maaf Pak," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini