Pakar Kesehatan Jelaskan Hal Unik dari Ledakan Covid-19 di Singapura

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 08:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 481 2486020 pakar-kesehatan-jelaskan-hal-unik-dari-ledakan-covid-19-di-singapura-CxwIELru42.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: VOI)

PAKAR Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menjelaskan bahwa ada hal menarik dari meledaknya kasus Covid-19 yang terjadi di Singapura. Menurutnya, meski sedang dalam kondisi gawat, namun Singapura mampu mengatasi kondisi tersebut dengan baik.

Melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Kamis (14/10/2021) ia mengatakan, ledakan kasus Covid-19 di Singapura dalam tiga hari terakhir rata-rata 3.600 kasus. Padahal kasus Covid-19 sebelumnya sempat mencapai nol kasus.

 pandemi Covid-19

"Jadi dari ribuan orang tersebut sebanyak 98 persen gejalanya ringan atau tidak bergejala. Mengapa bisa ketahuan? Karena tes mereka begitu besar yakni mencapai 60 ribu per hari selain penduduknya yang tidak begitu banyak," kata dr. Fajri.

Tak hanya itu positivity rate Singapura juga hanya berkisar antara 5,4 persen. Serta kasus meninggal dunia hanya 10 orang per hari dalam waktu tiga hari terakhir. Bahkan selama masa pandemi itu hanya ada 183 kasus kematian yang angkanya terbilang masih sangat rendah.

"Beberapa peneliti berpikir mungkin cakupan program vaksin Covid-19 sudah cukup luas. Lebih dari 80 persen populasi Singapura sudah divaksinasi dua dosis (lengkap). Ditambah dengan sistem kesehatan yang lebih mumpuni dan responsif sehingga bisa mendeteksi kegawatan lebih awal," tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini