Cek Fakta: Vaksinasi Covid-19 Bisa Ganggu Program Bayi Tabung?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 612 2486249 cek-fakta-vaksinasi-covid-19-bisa-ganggu-program-bayi-tabung-WZIJzPcME9.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

BANYAK mereka yang ingin memiliki anak terkendala banyak hal, termasuk penyakit-penyakit di area rahim. Oleh karena itu, beberapa orang memilih untuk mengikuti program bayi tabung.

Memang, proses bayi tabung di masa pandemi Covid-19 tak jauh berbeda dengan kondisi biasanya. Tapi yang menjadi kekhawatiran adalah bagaimana jika sebelum mengikuti program ini harus vaksin Covid-19.

Pasalnya, ada salah satu anggapan di masyarakat bahwa vaksinasi Covid-19 dapat mengganggu kesuburan dan akhirnya menghambat proses bayi tabung. Benarkah pernyataan tersebut atau itu hanya rumor semata?

Vaksin

Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Rumah Sakit Ibu dan Anak Bunda Jakarta dr Nana Agustina, Sp.OG, menegaskan bahwa pernyataan di atas itu rumor belaka. Vaksin Covid-19 tidak mengganggu kesuburan pasangan yang berencana melakukan bayi tabung.

"Bahkan kami amat sangat menyarankan agar suami-istri yang mau menjalani program bayi tabung untuk sesegera mungkin terima vaksin Covid-19," tegasnya di webinar kesehatan, Kamis (14/11/2021).

Hal itu berkaitan dengan waktu yang terus berjalan dan tidak ada yang bisa memastikan kapan pandemi berakhir. Terlebih, pasangan yang berencana program bayi tabung juga berkejaran dengan waktu.

"Jika menunda vaksin karena ingin fokus ke bayi tabung, ini malah akan membahayakan pasangan tersebut karena vaksin Covid-19 terbukti aman dan tidak akan menganggu kelancaran program bayi tabung. Malah, dengan sudah divaksin, itu akan membuat si pasangan lebih sehat dan merasa aman sehingga program bayi tabung akan lebih lancar setelahnya," papar dr Nana.

"Jadi, tidak ada alasan menunda vaksinasi Covid-19. Ingat, waktu berjalan terus, karena itu ada baiknya segera divaksin saja," sarannya.

Dokter Nana menambahkan sedikit, jika setelah vaksin Anda berhasil hamil, maka itu akan memperlancar proses setelahnya. "Jika ternyata dinyatakan hamil dan sudah divaksin, maka dosis kedua diberikan pada minggu ke 13 sampai 33. Semua akan terkendali," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini