Bolehkah Barang-Barang Kedaluwarsa Kita Konsumsi?

Calista Angelina, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 612 2486490 bolehkah-barang-barang-kedaluwarsa-kita-konsumsi-SBZ2orw6h6.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SETIAP produk memang memiliki tanggal kedaluwarsa di kemasannya. Biasanya produk yang sudah kedaluwarsa tersebut tidak akan lagi digunakan karena berisiko terhadap kesehatan kita.

Tapi jika Anda sadar dan teliti, pencantuman tanggal kedaluwarsa pada label produk itu terdiri atas dua macam. Ada yang berupa expiry date dan best before. Keduanya sering disamakan dan disalahartikan.

Seorang dosen Ilmu dan Teknologi Pangan bernama Reggie Surya membagikan video melalui akun Tiktoknya @dosenpangan yang menjelaskan perbedaan antara expiry date dan best before pada label produk.

Kedaluwarsa

Reggie membuat video edukasi soal ‘makanan kedaluwarsa boleh dimakan?’ ke dalam dua bagian. Pada video pertama, Reggie menjelaskan soal pemikiran makanan masih layak konsumsi di menit terakhir sebelum tanggal kedaluwarsa.

Nah, jika Anda beranggapan ketika makanan akan kedaluwarsa besok, dan Anda bergegas mengonsumsinya sebelum jam 12 malam. Dengan alasan masih ada satu menit sebelum tanggal kedaluwarsa berarti masih boleh dimakan. Anggapan seperti itu salah ya.

“Eitss gak gitu ya guys, makanan kedaluwarsa itu gak kayak Cinderella yang jam 12 teng berubah jadi beracun. Tanggal kedaluwarsa pada bahan pangan dengan tipe best before merupakan batas waktu maksimal dimana produsen masih menjamin kualitas produk pangan tersebut selama kemasan masih belum dibuka dan disimpan sesuai saran penyimpanan,” jelas Reggie dalam videonya.

Namun, sebelum mengonsumsi produk yang lewat dari best before ada baiknya cek penampakan dan aroma produk. Terakhir jika kedua hal sudah aman, baru boleh dicoba. Apabila rasanya sudah tidak enak, lebih baik dibuang. Pada video kedua, Reggie menjelaskan bahwa expiry date itu menyangkut keamanan pangan.

Biasanya, pada label produk yang mudah rusak dan memiliki resiko kesehatan yang tinggi apabila terkontaminasi. Contohnya adalah daging, keju serta produk olahan daging seperti sosis. Intinya, expiry date merujuk pada produk yang dapat menyebabkan keracunan apabila dikonsumsi karena secara keamanan pangan, produk sudah tergolong tidak aman. Jadi wajib dibuang tidak boleh dikonsumsi lagi.

Sementara pencantuman best before atau baik digunakan sebelum kaitannya pada kualitas pangan bukan keamanan pangan. Produk pangan yang lewat dari tanggal best before masih aman dikonsumsi.

Tetapi, kualitasnya tidak akan sebaik kalau dikonsumsi sebelum tanggal best before nya. Contohnya pada produk mie instan, bumbunya sudah menggumpal. Pada produk minuman Vitamin C, kandungan Vitamin C nya mungkin sudah tidak 1.000 mg lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini