Vaksin Covid-19 Terbukti Turunkan Risiko Kena Badai Sitokin

Siska Permata Sari, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 612 2486774 vaksin-covid-19-terbukti-turunkan-risiko-kena-badai-sitokin-bKcbvszqZJ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PEMBERIAN vaksin diharapkan dapat mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity. Vaksin pun terbukti menurunkan tingkat keparahan seseorang yang terpapar Covid-19.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Gunawan, SpPD mengatakan, vaksin dapat mengurangi risiko seseorang mendapatkan gejala berat dari Covid-19. Salah satu gejala tersebut adalah badai sitokin.

“Jadi sudah banyak data yang menyebutkan bahwa adanya vaksin ini akan menurunkan risiko kejadian Covid-19 yang berat. Jadi buat mereka yang divaksin, kejadian keberatan sakitnya itu ringan, sehingga kemungkinan untuk terjadinya badai sitokin pun juga sangat kecil,” kata dr Gunawan dikutip dari siaran Instagram bersama Halodoc, Kamis (14/10/2021).

Seperti diketahui, badai sitokin merupakan salah satu komplikasi yang dapat dialami oleh pasien Covid-19. Badai sitokin ini terjadi ketika tubuh terlalu banyak melepaskan sitokin atau protein yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.

Hal ini membuat sel imun justru menyerang jaringan dan sel tubuh yang sehat sehingga kondisi ini dapat menyebabkan peradangan serta kerusakan organ dalam tubuh.

Meskipun, sitokin sendiri sangat diperlukan karena merupakan salah satu protein yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Dalam kondisi normal, sitokin membantu sistem imun berkoordinasi dengan baik dalam melawan bakteri atau virus penyebab infeksi.

Pada penderita Covid-19, badai sitokin menyerang jaringan paru-paru dan pembuluh darah. Alveoli atau kantung udara kecil di paru-paru akan dipenuhi oleh cairan, sehingga tidak memungkinkan terjadinya pertukaran oksigen. Itulah sebabnya mengapa penderita Covid-19 kerap mengalami sesak napas.

Dengan vaksin, risiko terkena badai sitokin ini dapat berkurang. Mengapa? Dr Gunawan menjelaskan, pemberian vaksin akan menimbulkan antibodi yang membantu melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.

“Apabila kita terpapar oleh virus, otomatis badan akan membentuk antibodi lebih banyak lagi. Dengan adanya antibodi lebih banyak, otomatis jumlah virus yang ada dalam badan kita akan semakin tertekan," jelas dia.

"Jadi karena virusnya sedikit, kemungkinan untuk terjadi badai sitokin jadi lebih kecil,” ujar dr Gunawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini