Bulan Kesadaran Kanker Payudara, 80% Perempuan Masih Salah Pilih Ukuran Bra

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 612 2486995 bulan-kesadaran-kanker-payudara-80-perempuan-masih-salah-pilih-ukuran-bra-MopSfjeEk8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KESALAHAN dalam memilih ukuran bra memang bisa berakibat buruk pada kesehatan tubuh dan payudara. Jika kekecilan, maka seseorang akan mengalami sesak dan tidak nyaman, bahkan iritasi pada kulit dan luka akibat kawat.

Tapi jika kebesaran, bisa menyebabkan penyakit seperti sakit punggung karena bra tidak menopang dengan baik. Sayangnya, 80 persen wanita masih suka salah memilih ukuran bra.

Dr. Michael Schachter, MD of the Schachter Center for Complementary Medicine seperti dilansir dari Antara, mengatakan dalam rangka memperingati Breast Cancer Awareness atau bulan kesadaran kanker payudara penting untuk memilih bra untuk kesehatan perempuan terutama payudara sebagai bagian penting dari tubuh.

Selain itu, seseorang juga harus melakukan deteksi dini kanker payudara. Dengan pengobatan yang baik dan tepat waktu, maka kanker payudara bisa dihindari. Merangkum dari Cancer Care, berikut tiga cara deteksi dini kanker payudara.

Kanker Payudara

Mamografi

Mamografi adalah tes skrining yang paling penting untuk mengetahui kanker payudara. Mamografi mirip seperti rontgen payudara. Alat ini dapat mendeteksi kanker payudara hingga dua tahun sebelum munculnya tumor.

Skrining rutin dimulai pada usia 45 hingga 50 tahun.

Skrining rutin setiap satu tahun atau setiap dua tahun sekali dianjurkan selama seseorang memiliki kondisi kesehatan yang baik. Ada baiknya berdiskusi tentang faktor risiko seseorang dengan penyedia layanan kesehatan. Cara ini dapat membantu seseorang menentukan kapan harus diskrining.

Mulai memeriksakan kesehatan pada usia 40 tahun

Setiap orang harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan tentang manfaat skrining dan kapan harus memulainya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini