Pesona Kate Middleton Pakai Busana Monokrom saat Hadiri Kampanye Seputar Kecanduan

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 194 2489039 pesona-kate-middleton-pakai-busana-monokrom-saat-hadiri-kampanye-seputar-kecanduan-3BQj5xGFAf.jpg Kate Middleton (Foto: Metro)

RUPANYA Kate Middleton telah memperingatkan bahwa tingkat kecanduan pada masyarakat dapat meningkat pasca-lockdown. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam kampanye The Forward Trust, Taking Action on Addiction, di London, Inggris, pada Selasa 19 Oktober 2021.

Dalam acara tersebut, Kate mengatakan, pandemi Covid-19 memiliki dampak yang menghancurkan terhadap masalah tersebut. Kate yang tampil mengenakan rok lipit berwarna merah dan turtleneck berwarna senada menyoroti pentingnya mengatasi informasi yang salah (hoax) dan kesalahpahaman seputar kecanduan.

Kate

"Kecanduan bukanlah pilihan. Tidak ada yang memilih untuk menjadi pecandu. Tapi hal itu bisa terjadi pada salah satu dari kita. Tak satu pun dari kita yang kebal. Namun itu terlalu jarang dibahas sebagai kondisi kesehatan mental yang serius," kata Kate, melansir dari Metro, Rabu (20/10/2021).

Lebih lanjut, Kate mengatakan, masyarakat jarang meluangkan waktu untuk mengungkap dan sepenuhnya memahami akar penyebab kecanduan. Sebab perjalanan menuju kecanduan seringkali berlapis-lapis dan kompleks.

"Tapi, dengan mengenali apa yang ada di balik kecanduan, kita bisa membantu menghilangkan tabu dan rasa malu yang menyelimutinya," lanjut Kate.

Kate, yang merupakan bagian dari badan amal Forward Trust, menghabiskan waktu bertemu dengan penerima bantuan, serta para pemberi dukungan kecanduan untuk mendengar cerita mereka. Kate memperingatkan keluarga dan anak-anak supaya mengatasi kecanduan dalam jumlah yang lebih besar daripada sebelumnya.

"Kami tahu bahwa lebih dari satu setengah juta orang di seluruh Inggris tidak memiliki penyalahgunaan zat sebelum lockdown. Sekarang mungkin mengalami masalah yang terkait dengan peningkatan konsumsi alkohol," tambahnya.

Kate juga menambahkan sekira dua juta orang yang diidentifikasi dalam pemulihan dari kecanduan mungkin telah mengalami kekambuhan selama 18 bulan terakhir.

“Hampir satu juta orang muda dan anak-anak menunjukkan peningkatan perilaku kecanduan sejak pandemi Covid-19 dimulai," tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini