Kunci Cegah Osteoporosis, Rutin Olahraga dan Penuhi Kecukupan Nutrisi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 481 2488918 kunci-cegah-osteoporosis-rutin-olahraga-dan-penuhi-kecukupan-nutrisi-o9OLBzqbbe.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

BERGERAK aktif sejak dini dipercaya bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah osteoporosis. Diharapkan dengan perayaan Hari Osteoporosis Sedunia yang jatuh pada 20 Oktober 2021, bisa menjadi penggerak bagi masyarakat untuk aktif bergerak sejak dini.

Ketua Umum Perosi, dr. Bagus Putu Putra Suryana, SpPD-KRmengatakan bahwa rutin melakukan latihan fisik bisa mencegah risiko osteoporosis. Caranya dl cukup berolahraga dengan intensitas sedang sampai berat.

Olahraga di Rumah

"Berolahraga selama 30 – 60 menit dalam 3 – 5 kali dalam seminggu, untuk mengurangi risiko osteoporosis terutama di bagian yang paling mudah keropos yaitu pergelangan tangan, pangkal paha, dan yang di tulang belakang bagian bawah," kata dr. Bagus, pada virtual media briefing, Selasa (19/10/2021).

Selain olahraga, dr. Bagus mengatakan bahwa osteoporosis juga dapat dicegah dengan mengonsumsi kalsium yang cukup. Dosisnya yakni 1.000 mg per hari atau 1.200 mg per hari untuk lansia. Tak hanya itu Vitamin D 600 IU, protein, kalium, kolagen dan mineral juga wajib diberikan.

Baca Juga : Waspada Osteoporosis Mulai Intai Usia 30-an

Psikolog sekaligus Public Figure, Seto Mulyadi juga membenarkan pentingnya berolahaga. Ia mengatakan bahwa di usianya yang ke-70, ia masih aktif melakukan latihan fisik seperti plank, push up hingga salto. Ia bahkan membagikan video aktivitas olahraganya melalui media sosial.

"Ternyata olahraga penting untuk kesehatan tulang, sendi dan otot sejak dulu hingga di usia saya sekarang ini. Olahraga telah menjadi komitmen jangka panjang saya, bersama dengan nutrisi yang baik," kata Kak Seto.

Hasilnya karena terbiasa beraktivitas fisik dengan olahraga dan memenuhi nutrisi, ia masih bisa tetap aktif hingga saat ini. Ia menambahkan sejak kecil dirinya sudah terkenal sebagai anak yang paling aktif di keluarga dan sering sekali bermain ekstrim.

"Melihat hal tersebut, orang tua saya mengambil sisi positif dan lebih sering mengarahkan saya ke kegiatan seperti jogging, menari, dan pencak silat. Hingga saat ini, saya masih rutin berolahraga minimal 30-60 menit setiap hari dengan intensitas sedang seperti aerobik, berlari atau jalan cepat, angkat beban ringan dan naik turun tangga," tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini