4 Fakta Osteoporosis yang Diprediksi Sebabkan 6,3 Juta Orang Patah Tulang di 2050

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 481 2488985 4-fakta-osteoporosis-yang-diprediksi-sebabkan-6-3-juta-orang-patah-tulang-di-2050-PUd0pSayjt.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

OSTEOPOROSIS atau biasa dikenal dengan pengeroposan tulang dan pengurangan kepadatan tulang adalah penyakit yang tidak bergejala sehingga terjadi patah tulang dan dapat berakibat fatal (silent disease).

Meningkatnya usia harapan hidup dari 70,5 tahun menuju 71 tahun menyebabkan transisi epidemiologi serta memicu meningkatnya penyakit degeneratif termasuk osteoporosis. Penyakit osteoporosis ini tidak hanya berdampak terhadap kesehatan.

Osteoporosis

Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan, dr. Lily Banonah Rivai, M.Epid, mengatakan osteoporosis dapat berpengaruh terhadap psikis atau kejiwaan, faktor ekonomi, dan faktor sosial.

"Menjaga kesehatan tulang merupakan perjalanan panjang untuk investasi kesehatan dan pencegahan osteoporosis. Ini menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah, swasta, dan juga masyarakat," ungkap dr. Lily.

Baca Juga : Perubahan Gaya Hidup Selama Pandemi Pengaruhi Risiko Osteoporosis, Apa Sebabnya?

Dalam kesempatan yang sama, dokter Lily juga membagikan beberapa fakta menarik terkait dengan osteoporosis.

1. Kurang lebih 200 juta orang dengan osteoporosis. Tahun 2050 diperkirakan 6,3 juta orang setiap tahun akan mengalami kejadian patah tulang dan 50 persennya terjadi di Asia.

2. Indonesia naik menjdi 288 juta kasus osteoporosis pada 2050 pada populasi berusia > 60 tahun. Sebanyak 90 persen wanita mengalami osteopenia dan 32,3 persen osteoporosis.

3. Terjadi pada 1 dari 3 wanita dan 1 dari 5 pria berusia lebih dari usia 50 tahun.

4. Risiko osteoporosis 2 dari 5 orang. 1 dari 3 wanita usia > 50 tahun sementara 1 dari 5 pria usia > 50 tahun.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini