Bra Tanpa Kawat Lebih Aman dari Kanker Payudara? Ini Kata Ahli

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 481 2489541 bra-tanpa-kawat-lebih-aman-dari-kanker-payudara-ini-kata-ahli-ijPyAYAPc5.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

BANYAK perempuan yang kini memperhatikan betul urusan memilih bra. Bahkan, beberapa memutuskan untuk tidak menggunakan bra karena alasan kesehatan, yaitu mencegah kanker payudara.

Soal bra, kini banyak perempuan yang beranggapan bahwa bra tanpa kawat itu lebih baik dibandingkan bra pakai kawat, dalam hal meminimalisir risiko kanker payudara. Apakah anggapan ini benar di mata medis?

Ahli Kanker Prof. Dr. dr. Ami Ashariati, SpPD-KHOM, FINASIM, mengatakan bahwa sejatinya, konsep dasarnya, bra yang disarankan atau direkomendasikan dokter atau ahli kesehatan itu adalah bra yang tidak terlalu menjepit payudara. Artinya, bra tidak terlalu kecil.

Bra Tanpa Kawat

"Bra yang layak dipakai itu yang tidak terlalu menekan payudara. Itu prinsip dasarnya, jadi bra yang baik itu yang tidak terlalu ketat," kata Prof Ami dalam webinar kesehatan, Kamis (21/10/2021).

Nah, soal anggapan apakah bra tanpa kawat lebih baik dibandingkan bra pakai kawat dalam hal risiko kanker payudara, Prof Ami menilai, kawat yang ada di bra itu sifatnya hanya menyangga payudara.

"Jadi, kawat yang ada di bra itu tidak kena payudara secara langsung. Kawat di bra hanya penyangga yang tidak ada pengaruhnya terhadap meningkatkan risiko kanker payudara," ungkapnya.

Baca Juga : Waspada! Kanker Payudara Triple Negatif Banyak Serang Perempuan Usia 20an

Prof Ami melanjutkan, setiap perempuan itu punya seleranya sendiri soal pilihan jenis bra yang mau dipakai. Ya, ada yang suka pakai bra dengan penyangga, ada juga yang tidak suka ada kawatnya.

"Dari semua itu, saya katakan sekali lagi bahwa yang terpenting bra yang dipakai tidak menghimpit payudara, alis kekecilan atau terlalu ketat," katanya.

Bra yang kekecilan, kata Prof Ami, bisa menekan payudara, dan jika menjadi kebiasaan sehari-hari dalam jangka waktu panjang, ini bisa mengubah sifat sel payudara itu sendiri.

"Karena adanya tekanan yang terjadi terus menerus pada payudara efek bra kekecilan, ini bisa mengubah sel payudara dan berisiko menimbulkan pembentukan sel kanker payudara," tegasnya.

"Selain itu, tentu ada faktor lain yang menentukan percepatan pembentukan sel kanker di payudara, misalnya saja stres. Jadi, ada faktor lain juga yang berperan di sana, enggak hanya soal jenis bra yang dipakai," tambah Prof Ami.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini