Kenali Gejala Revenge Bedtime Procrastination yang Sering Terjadi saat WFH

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 612 2490123 kenali-gejala-revenge-bedtime-procrastination-yang-sering-terjadi-saat-wfh-D95wlFgOKg.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DIAM di rumah selama pandemi Covid-19 memang membuat orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka di gadget. Hal ini dilakukan lantaran kesulitan orang ujntuk bersosialisasi secara langsung.

Memang, manusia adalah mahluk sosial yang membutuhkan orang lain oleh karena itu ketika mereka tidak bisa mendapatkan secara langsung, maka mereka akan mencari secar virtual. Tapi, hal ini juga menimbulkan dampak samping negatif, yakni bermain gadget hingga larut malam.

Kebiasaan ini pun lazim disebut sebagai Revenge Bedtime Procrastination atau penundaan waktu tidur. Revenge Bedtime rocrastination sendiri, bisa diartikan penundaan waktu tidur sebagai bentuk balas dendam dan melakukan kegitan yang menyenangkan diri, lantaran tidak memiliki cukup waktu luang pada siang hari.

Selama bekerja dari rumah (WFH) pada 2020, diketahui sebanyak 31 juta pekerja dan 21 ribu perusahaan memiliki waktu kerja yang lebih panjang. Alhasil kondisi ini memicu terjadinya stres dan terganggunya waktu tidur.

Tidur

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Jumat (22/10/2021), Revenge Bedtime Procrastination bisa dicegah dengan membangun kebisaan tidur yang baik. Caranya dengan:

1. Waktu tidur dan bangun yang konsisten setiap hari. Termasuk saat libur.

2. Hindari mengonsumsi kopi atau kafein pada sore atau malam hari.

3. Berhenti menggunakan gawai 30 menit sebelum tidur untuk menghindari blue light dari layar gawai yang dapat mengecoh otak untuk berpikir masih siang hari.

4. Pasang notifikasi screen time pada gawai untuk mengingatkan jam tidur.

5. Lakukan rutinitas sebelum tidur yang membuat diri rileks seperti meditasi atau membaca buku.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini