Bisakah Bikin Anak Jadi Kritis di Era Digital?

Sabtu 23 Oktober 2021 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 612 2490431 bisakah-bikin-anak-jadi-kritis-di-era-digital-yTtoT9eFAn.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

MELATIH anak agar terampil dan punya pemikiran kritis di masa pandemi nyatanya tak sulit. Dalam Demo Day yang dihelat UNICEF, lebih dari 4.000 remaja unjuk kebolehan dengan membuat lokakarya hingga mengembangkan keterampilan digital.

Pada 2019, UNICEF Indonesia melaksanakan Studi Skills for the Future yang menunjukkan bahwa remaja menganggap kreativitas, pemikiran kritis, dan keterampilan digital sebagai kompetensi terpenting untuk masa depan mereka.

Banyak remaja merasa bahwa mereka tidak mengembangkan keterampilan ini melalui pendidikan mereka. Temuan ini sejalan dengan responden sektor swasta, yang menyoroti kurangnya keterampilan yang dapat ditransfer (transferable skills) secara signifikan di antara karyawan baru.

 Anak

Chief of Education UNICEF Indonesia, Katheryn Bennett mengatakan, pada abad ke-21 sekarang ini, anak harus mengasah keterampilan digital, dengan mengikuti serangkaian pelatihan, lokakarya, dan bimbingan. Karena di masa sekarang, anak tak cukup dapat ilmu dan pendidikan formal di sekolah.

"Penguatan kemampuan generasi muda untuk lebih mengembangkan keterampilan abad ke-21 menjadi kontribusi penting untuk memperkuat hubungan antara pengembangan remaja, pendidikan dan pekerjaan,” kata Katheryn lewat keternagan tertulis

Jika anak mendapat mengikuti banyak pelatihan dengan menunjukkan keterampilan, kata Katheryn, mereka dengan mudahnya mengidentifikasi solusi untuk mengatasi masalah yang didapatkan.

Sementara itu, dikatakan Amanda Simandjuntak dari Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa (Markoding), meski anak menghadapi tantangan selama pandemi, bukan berarti orangtua tak melatih keterampilannya. Mereka juga harus dituntut berpikir kritis di masa ini.

"Mereka pun bisa menunjukkan ketangguhan dan ketekunan secara konsisten, dan sebagai hasilnya, mereka kini telah berhasil menyelesaikan pelatihan digital mereka,” kata Amanda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini