Pamer ke Bali Usai Kabur dari Karantina, Psikolog Sebut Rachel Vennya Tak Miliki Empati

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 23 Oktober 2021 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 612 2490546 pamer-ke-bali-usai-kabur-dari-karantina-psikolog-sebut-rachel-vennya-tak-miliki-empati-M4gIs4lwHo.jpg Rachel Vennya saat Diperiksa. (Foto: Okezone)

SELEBGRAM Rachel Vennya akhirnya diperiksa oleh Kepolisian, buntut dari kaburnya dia dari Wisma Atlet. Rachel Vennya memang terbukti tidak menjalani masa karantina yang seharusnya dijalani selama 8 hari.

Bahkan, setelah kabur dari karantina di Wisma Atlet tersebut Rachel Vennya pun langsung pergi ke Bali, bahkan dia mengunggah momen liburannya di Bali bersama teman dan keluarganya. Meskipun sudah mengetahui bahwa yang dilakukannya salah, lantas kenapa dia malah mengunggah postingan tersebut bukan menutupinya?

Menjawab permasalahan tersebut, Psikolog Dr. Ade Iva Wicaksono, Msi selaku Dosen Fakultas Psikologi Univ Pancasila, mengatakan hal ini malah memperlihatkan bahwa Rachel Vennya tidak memiliki empati.

“Mengingat Covid-19 itu masih ada, dan rumah sakit juga masih menangani pasien Covid-19. Selain berimbas pada kesehatan, sektor ekonomi juga belum pulih. Banyak toko harus terpaksa tutup, bangkrut akhirnya banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan,” ujar Dr. Ade kala dihubungi Okezone.

Dr. Ade pun menambahkan, sebagai seorang Influencer seharusnya yang diposting oleh Rachel Vennya bisa menjadi contoh yang baik bagi para pengikutnya.

“Kan dia dapat uang endorse dari sikap masyarakat, seperti banyaknya likes,comment dan followers. Tapi jsutru dia malah tidak memberi contoh yang baik. Seharusnya jika sudah dapat banyak dari masyarakat, ya kembalikan lagi,” ujarnya.

Menurutnya, jika dilihat dari kacamata psikologi maka perbuatan Influencer ini merupakan wujud dari respon yang tidak baik. Pasalnya, setelah namanya cukup dikenal berkat dukungan para pengikutnya ia justru tidak menjalankan perannya sebagai Influencer. "Sikap yang tidak patuh ini malah bisa bikin kasus Covid-19 mengalami kenaikan lagi," tambah dia.

Sekadar informasi, Rachel Vennya dan pacarnya, Salim Nauderer, mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis 21 Oktober 2021. Dia diperiksa selama 9 jam di Polda Metro Jaya soal kasus kaburnya saat karantina. Rachel Vennya dicecar 35 pertanyaan oleh polisi.

Pemeriksaan tersebut seputar kronologi kaburnya Rachel Vennya, manajernya dan pacarnya saat karantina. Polisi mengungkap selebgram itu terancam 1 tahun penjara jika terbukti melanggar ketentuan karantina.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut ada dugaan pasal persangkaan di Pasal Wabah Penyakit dan UU Karantina Kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini