Nikahi Rakyat Jelata, Putri Mako Resmi Hengkang dari Istana

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 26 Oktober 2021 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 612 2491977 nikahi-rakyat-jelata-putri-mako-resmi-hengkang-dari-istana-j5mIJwuhf3.jpg Putri Mako (Foto: Current)

RUPANYA putri kerajaan Jepang, Putri Mako hari ini resmi memasuki kehidupan barunya sebagai rakyat biasa.

Tepat hari ini, Selasa 26 Oktober 2021, Putri Mako resmi telah menikah dengan sang tunangan, Komuro Kei yang berstatus sebagai rakyat biasa. Dengan ini, Putri Mako resmi menanggalkan statusnya sebagai anggota keluarga kekaisaran Jepang.

Putri Mako dan suami 

Tak lagi berstatus sebagai anggota keluarga kekaisaran Jepang, Selasa pagi tadi, Mako seperti dilapor NHK World Japan, Selasa (26/10/2021) telah resmi keluar dari hunian resmi anggota keluarga kekaisaran Jepang, Imperial Household, Akasaka Estate yang berlokasi di Tokyo.

Mako meninggalkan kediaman keluarganya dengan diantar oleh kedua orang tuanya, Pangeran Mahkota dan Putri Akishino, serta sang adik, Putri Kako.

Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang, diketahui lebih lanjut telah mengajukan pendaftaran pernikahan Mako dan Komuro dengan pemerintah kota atas nama mereka dan hal ini menandai kepergian Mako dari keluarga Kekaisaran.

Mako sendiri disebutkan berhak menerima sejumlah pembayaran ketika menikah, tetapi gadis berusia 30 tahun tersebut menolak uang tersebut. Mako dan Komuro sendiri tidak akan menggelar acara seremonial pernikahan tradisional yang biasanya dihelat untuk anggota keluarga kerajaan Jepang.

Terkait pernikahannya, Mako didampingi sang suami hari ini juga menggelar konferensi pers yang dihadiri sekitar 50 orang awak media di sebuah hotel di Tokyo. Awak media yang hadir, telah diberitahu bahwa mereka hanya bisa mengajukan pertanyaan sebelum konferensi pers dimulai alias tidak bisa bertanya secara langsung dan spontan saat acara berlangsung.

Dari keterangan Badan Rumah Tangga Kekaisaran, hal ini merujuk pada kecemasan yang dialami oleh Mako.

Mengingat Mako pada awal Oktober ini, didiagnosa menderita Post-traumatic stress disorder (PTSD) pasca berulang kali dikritik oleh publik. Bahkan untuk konferensi pers tersebut, dokter menyarankan Mako dan sang suami memberikan jawaban mereka secara tertulis.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini