Oddie Agam Meninggal Dunia, Waspadai Penyebab Gagal Ginjal yang Sempat Dialaminya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 481 2492500 oddie-agam-meninggal-dunia-waspadai-penyebab-gagal-ginjal-yang-sempat-dialaminya-EiuL8Tf2F6.jpg Oddie Agam (Foto: IG Oddie Agam)

MUSISI Senior Oddie Agam meninggal dunia hari ini, Rabu (27/10/2021). Oddie Agam sempat menjalani perawatan di RS Persahabatan akibat sakit gangguan pada ginjal.

Pada 8 Oktober 2021, istri Oddie Agam pernah mengatakan jika suaminya sakit gagal ginjal. Oddie Agam juga sempat melakukan cuci darah.

Oddie Agam

“Setelah diobservasi ternyata gagal ginjal. Besoknya kita langsung cuci darah. Setelah cuci darah kesadarannya menurun, kita masukkan ke ruang ICU,” kata Almafilia, istri Oddie Agam, di RS Persahabatan Jakarta Jumat 8 Oktober 2021.

Penyakit gagal ginjal pada kebanyakan kasus merupakan kondisi komplikasi dari beberapa penyakit yang sudah menyerang tubuh sebelumnya. Jadi, karena sudah adanya kerusakan permanen akibat suatu penyakit yang menahun, gagal ginjal pun muncul. Ketika ginjal rusak, organ tubuh satu ini tak bekerja sebagaimana mestinya. Jika kerusakan ini terus memburuk, individu dikatakan mengalami penyakit ginjal kronis. "Gagal ginjal merupakan tahap akhir (paling parah) dari penyakit ginjal kronis. Inilah sebabnya mengapa gagal ginjal disebut juga sebagai penyakit ginjal stadium akhir atau disingkat ESRD," dikutip dari laman resmi Kidney Fund.

Baca Juga : Biodata Oddie Agam, Musisi Senior yang Meninggal Dunia Usai Melawan Penyakit Ginjal

Lantas apa penyebab gagal ginjal seperti yang sempat dialami Oddie Agam?

Ketua Umum PB PERNEFRI, dr. Aida Lydia, PhD, Sp. PD-KGH mengatakan ada beberapa faktor risiko yang membuat seseorang berpotensi terkena penyakit gagal ginjal. Risiko tersebut terbagi atas faktor yang bisa dikendalikan dan tidak bisa dikendalikan.

“Faktor yang bisa dikendalikan adalah diet berlebih, merokok, konsumsi alkohol berlebih, kurang berolahraga, kegemukan (obesitas), stres, dan beberapa penyakit pembawa sebelumnya seperti diabetes, dan hipertensi,” terang dr. Aida kepada Okezone baru-baru ini.

Di sisi lain faktor penyebab yang tidak bisa dikendalikan adalah faktor usia dan faktor genetika. Terlebih mayoritas masyarakat Indonesia mengalami gagal ginjal dan harus melakukan hemodialisa (cuci darah) pada rentang usia 45-64 tahun.

“Oleh sebab itu, sebelum jatuh sakit ada baiknya seseorang mengenali apakah ada faktor risiko mengalami gangguan ginjal atau tidak. Gaya hidup serta pola makan tinggi garam atau tinggi gula juga memiliki dampak terhadap penyakit tersebut,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini