Menkes: Pemberian Vaksin untuk Anak-Anak Masih Dikaji

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 481 2492506 menkes-pemberian-vaksin-untuk-anak-anak-masih-dikaji-HPPFMRYEUQ.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Reuters)

VAKSINASI Covid-19 menjadi salah satu hal wajib yang harus dilakukan selama masa pandemi.

Meski demikian, saat ini kelompok anak dengan usia di bawah 12 tahun belum bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dengan alasan keamanan.

Menjawab hal tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa saat ini pemberian vaksin untuk usia anak-anak masih dikaji. Setidaknya ada tiga vaksin yang melakukan uji klinis yaitu Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer.

 Menkes Budi

"Diharapkan sampai dengan akhir tahun bisa keluar ketiganya (vaksin) untuk Emergency Use Authorization (EUA)," ujar Menkes Budi, dalam sesi jumpa pers secara daring belum lama ini.

Menkes Budi menambahkan bahwa saat ini pemerintah telah bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan bahwa bisa mengeluarkan sesegera mungkin EUA sesudah terbit di negara asalnya.

"Ketiga vaksin tersebut adalah Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer bisa digunakan untuk anak-anak usia 5 sampai 11 tahun. Rencananya kalau itu sudah keluar hasil uji klinis, maka kita bisa mulai gunakan di awal tahun depan," tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini