2 Anak Ini Salah Diberikan Vaksin, Harusnya untuk Flu Malah Vaksini Covid-19

Calista Angelina, Jurnalis · Jum'at 29 Oktober 2021 02:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 612 2493438 2-anak-ini-salah-diberikan-vaksin-harusnya-untuk-flu-malah-vaksini-covid-19-NuQ1lKWvrR.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEIRING dengan berjalannya waktu, maka Covid-19 akan menjadi seperti flu biasa. Namun, ada satu syarat untuk mencapai target tersebut yakni pemenuhan vaksinasi Covid-19. Dengan semakin banyaknya orang yamg mendapatkan vaksin, maka kekebalan kelompok pun akan tercipta.

Meski sudah menjadi seperti flu biasa, bukan berarti virus tersebut akan hilang. Biasanya, untuk menambah kekebalan maka akan dilakukan suntik anti-flu, yang bisa didapatkan setahun sekali.

Di Indonesia suntikan flu memang jarang dilakukan. Meski demikian di Luar Negeri suntikan flu sangat umum dilakukan. Vaksin flu sendiri bisa untuk anak-anak, sementara vaksin Covid-19 masih belum boleh.

Tapi bagaimana jika tertukar? Alih-alih vaksin flu, dua orang anak ini malah mendapatkan vaksin Covid-19. Dilansir dari Newser, Kejadian fatal ini dialami oleh seorang keluarga dari Indiana. 

Keluarga beranggotakan empat orang ini, mengatakan bahwa mereka pergi ke Walgreens untuk mendapatkan suntikan flu tetapi petugas keliru dan malah memberikan vaksin Covid-19. 

Keluarga Evansville dengan dua anak berusia 4 dan 5 tahun ini langsung pulang setelah menerima suntik vaksin. Tentu saja mereka beranggapan bahwa itu hanya suntikan flu yang biasa mereka lakukan rutin setiap tahun.  

Namun, melalui pernyataan yang dirilis pengacara mereka. Keluarga Evansville ini mengaku setelah disuntik 90 menit kemudian ia menerima panggilan telepon dari seorang karyawan apotek, yang menjelaskan bahwa mereka sekeluarga telah menerima vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19. Tentu saja kedua orangtua kaget dan panik karena vaksin Covid-19 tersebut belum disetujui oleh FDA untuk anak di bawah 12 tahun. 

Jikalau anak dibawah 12 tahun ingin mendapatkan vaksin Covid, ada otorisasi penggunaan darurat vaksin COVID-19 untuk anak-anak berusia 5 tahun dan dosisnya adalah sepertiga dari potensi dosis untuk orang dewasa. 

Pernyataan dari kuasa hukum, Daniel Tuley mencatat kedua anak tersebut mengalami efek samping antara lain demam, nyeri tubuh, batuk, sakit kepala, dan mual. Ia juga menambahkan anak berusia 4 tahun, mengalami demam selama lebih dari seminggu, sedang dirawat oleh ahli jantung pediatrik karena tekanan darah tinggi dan detak jantung yang cepat. 

Keluarganya pun telah menghubungi CDC sementara tenaga profesional medis terus memantau kondisi anak-anak. "Kasus seperti itu jarang terjadi dan Walgreens menangani masalah ini dengan sangat serius," tutur Juru bicara Walgreens, Kris Lathan.

Sang juru bicara juga menambahkan bahwa staf apotek sedang meninjau prosedur vaksinasi multilangkah, yang mencakup beberapa pemeriksaan keamanan untuk meminimalkan kemungkinan kesalahan manusia, guna mencegah kejadian berulang. 

Faktanya, kejadian ini bukanlah yang pertama kali. Kelalaian ini juga sempat dialami seorang gadis berusia 4 tahun. Seorang apoteker Walgreens di Maryland secara keliru memberikan vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 padahal seharusnya vaksin flu. 

Syukurlah, gadis tersebut tidak mengalami efek samping apapun. Namun kelalaian itu tetap saja membuat sang ibu tercengang dan khawatir. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini