Dapat Rekor MURI, Chef Martin Berbagi Tips Masak Pasta

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 29 Oktober 2021 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 29 298 2493906 dapat-rekor-muri-chef-martin-berbagi-tips-masak-pasta-yHmzJSH5Sc.jpg Chef Martin Natadipraja. (Foto: Instagram)

PRODUSEN ahli pasta asal Australia mengadakan acara memasak pasta secara virtual dengan peserta lebih dari 1.500 orang. Chef Martin Praja tak pelit berbagi tips masak pasta sehat yang menyenangkan.

Acara masak bareng ini ini sampai memecahkan Rekor rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) saat Peringatan Hari Pasta Sedunia. Tercatat, lebih dari 50 menu berhasil dibuat oleh seluruh peserta dalam acara memasak yang berlangsung selama satu jam tersebut.

"Ini acara masak pasta terbanyak dan terbesar yang bakalan tercata di rekor MURI! Gokilll banget kan?!," kata Chef Martin dikutip dari laman Instagram pribadinya

Baca Juga: Tak Mau Keriput di Area Mulut? Hindari Minum Pakai Sedotan

Dalam sesi masak tersebut, Chef Martin juga berbagi tips masak pasta. Langkah pertama membuat rasa pasta semakin nikmat, dimulai dengan memilih jenis pasta yang tepat disarankan yang terbuat dari gandum durum.

"Pasta gandum durum mengandung berbagai sumber gizi. kaya akan serat, vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, zat besi, tembaga, seng, magnesium, serta kandungan protein dan nutrisi bermanfaat lainnya," ujarnya.

Jika ingin memasak pasta sehat, celebrity chef ini menyarankan untuk menggunakan virgin olive oil dengan kandungan lemak yang lebih rendah. "Pakai virgin olive oil, biar low fat. Terus, visual atau tampilan penyajian itu penting banget untuk menggugah selera makan."

Sementara itu, International Business Manager San Remo Bruno Scheidt menuturkan, kegiatan masak virtual ini digelar karena tak mungkin mengumpulkan banyak orang di masa pandemi. Antusiasme masyarakat pun tinggi dan mereka banyak yang ingin tahu masak pasta yang benar dan sehat.

"Pandemi masih terjadi dan tidak memungkinkan kami untuk berkumpul bersama, kami mencoba untuk melakukan pendekatan berbeda agar tetap dapat merayakannya bersama masyarakat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini