Share

Berani Main Harga Tes PCR, Izin Laboratorium Akan Dicabut dan Ditutup!

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 29 Oktober 2021 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 29 481 2493553 berani-main-harga-tes-pcr-izin-laboratorium-akan-dicabut-dan-ditutup-iiGjWFVn65.jpg Ilustrasi (Foto: Medicaldaily)

PEMERINTAH telah menetapkan harga besaran tertinggi untuk pemeriksaan tes PCR yakni Rp275 ribu untuk daerah Jawa-Bali dan Rp300 ribu untuk daerah luar Jawa dan Bali. Hal tu sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan RI, Rabu 27 Oktober kemarin.

Hasil pemeriksaan tes RT-PCR akan keluar dengan perhitungan durasi maksimal 1x 24 jam. Pemerintah melalui Satgas Covid-19 menegaskan, tidak aka nada harga tambahan yang dibebankan kepada masyarakat apabila ada penambahan waktu untuk keluarnya hasil PCR tersebut.

Prof Wiku

Mencegah dan mengantisipasi permainan atau manipulasi harga di lapangan, Prof. Wiku, Koordinator Pakar dan Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 mengatakan pemerintah memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kab/Kota harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap tempat-tempat pemeriksaan, baik itu rumah sakit, klinik, atau pun laboratorium.

Jika kedapatan ada yang ‘memainkan’ harga, maka Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kab/Kota berwenang untuk menindak.

“Kalau laboratorium memakai harga yang tidak mengikuti ketetapan pemerintah, maka akan dilakukan pembinaan melalui Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kab/Kota,” kata ujar Prof. Wiku, dalam siaran langsung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, di akun chanel Sekretariat Presiden, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga : Harga Tes PCR Turun Jadi Rp 275 Ribu, Hasil Keluar 1x24 Jam!

Jika masih belum jera dan masih juga menerapkan harga di atas Rp275.000 (Jawa-Bali) dan lebih dari Rp300.000 (luar Jawa-Bali), Wiku menegaskan pemerintah melalui Dinas Kesehatan tak segan-segan untuk menutup dan mencabut izin operasional.

“Lalu apabila masih tidak mengikuti aturan yang ditetapkan, maka sanksi terakhir adalah penutupan laboratorium dan pencabutan izin operasional,” tutupnya singkat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini