Vaksinasi Covid-19 Berdampak pada Kesuburan? Ini Penjelasannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 29 Oktober 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 29 481 2493742 vaksinasi-covid-19-berdampak-pada-kesuburan-ini-penjelasannya-s9io9pwEx7.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Siska)

VAKSINASI merupakan salah satu hal penting dan wajib dilakukan selama masa pandemi Covid-19. Meski demikian, ada banyak pertanyaan serta kabar miring yang muncul di masyarakat terkait dampak vaksin Covid-19 terhadap kesehatan. Selain itu, ada pula hoax yang bertebaran di media sosial terkait vaksin Covid-19 yang membuat masyarakat menjadi resah.

Salah satu yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat saat ini adalah dampak vaksin Covid-19 pada tingkat kesuburan laki-laki dan perempuan. Lantas apakah klaim tersebut benar?

 Vaksin Covid-19

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Jumat (29/10/2021), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 tidak menimbulkan masalah kesuburan pada laki-laki dan perempuan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi sampai tidak mau divaksin.

Hingga saat ini belum ada bukti yang menyatakan bahwa vaksin Covid-19 menimbulkan gangguan pada organ-organ reproduksi. Sementara terkait bukti tentang manfaat dan khasiat vaksin untuk meningkatkan imunitas serta mengurangi risiko terinfeksi jika terpapar Covid-19 sudah banyak beredar.

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i menjelaskan bahwa manfaat vaksin Covid-19 sudah terbukti di dunia nyata. Beberapa di antaranya adalah:

1. Di Chile, efektivitas vaksin setelah dua dosis (vs tanpa vaksin) terbukti 66% mencegah Covid-19 bergejala, menghindari risiko rawat inap sebesar 90% dan kematian akibat Covid-19, sebesar 86,3%.

2. Di Inggris, dimana >70% populasi sudah divaksin 2x, angka penambahan kasus mencapai 50 ribu per hari, namun angka rawat inap serta kematian yang tetap stabil. Artinya, vaksin terbukti mencegah keparahan serta kematian terkait Covid-19.

Kesimpulannya menunjukkan bahwa vaksin terbukti aman dan dapat mencegah keparahan serta kematian akibat Covid-19. Oleh sebab itu vaksin sepatutnya diberikan kepada sebanyakmungkin orang sebagai salah satu bentuk usaha mengendalikan pandemi. Saat pandemi telah terkendali, nantinya protokol kesehatan 5M dapat dikendurkan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini