Share

TikToker Bongkar Rahasia Sosialita, Pajang Foto Palsu Demi Terlihat Kaya Raya

Calista Angelina, Jurnalis · Sabtu 30 Oktober 2021 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 29 612 2493770 tiktoker-bongkar-rahasia-sosialita-pajang-foto-palsu-demi-terlihat-kaya-raya-iZvjjpfdrx.jpg Cara bedakan sosialita kaya asli dan palsu (Foto: TikTok/@middiforreal)

GAYA hidup sosialita ternyata menjadi impian bagi sebagian wanita. Namun, karena gaya hidup yang tak sesuai dengan kemampuan para wanita ini rela menyewa beragam barang mewah untuk berfoto dan mengunggahnya ke media sosial. Hal itu mereka lakukan agar terlihat seperti sosialita kaya raya.

Salah seorang akun Tiktok @midiforreal membuat video dan membahas apakah kalian dapat membedakan ‘Bai Fu Mei’ asli dan palsu di China? Video tersebut telah ditonton 1,6 juta dan disukai 289 ribu pengguna.

Orang Kaya Asli atau Palsu

Nah, jadi sebagai konten kreator di Tiktok ia mengungkapkan rahasia dibalik para ‘Bai Fu Mei’ yang artinya wanita putih, kaya dan cantik di media sosial. Ternyata apa yang Anda lihat di media sosial dengan aslinya berbeda. Mereka tidak benar-benar kaya, hanya saja berusaha terlihat kaya.

Baca Juga Tren Sosialita Pakai Barang Preloved, Demi Gaya dan Pansos?

Salah seorang pria menyamar dan masuk ke dalam grup para ‘Bai Fu Mei’ Shanghai, ia terkejut karena ekspektasinya grup obrolan akan membahas soal tren fashion terbaru, koleksi barang branded terbaru, mobil mewah, dan lain-lain.

Orang Kaya Asli atau Palsu

Tak disangka bukan itu yang menjadi bahasan mereka, mereka berkumpul dalam satu grup untuk mencari cara bagaimana agar terlihat kaya di media sosial. Jadi, salah satu member grup akan memberi informasi soal mobil atau tas yang dapat disewa untuk ramai-ramai. Ibaratnya, sewa itu hanya untuk pinjam foto seolah itu milik mereka.

Contohnya, mereka menyewa sebuah mobil Ferrari seharga 6000 RMB atau Rp 13,3 juta rupiah kemudian tarif 6000 RMB tersebut akan dibagi atau patungan bersama 60 gadis lainnya, sehingga masing-masing orang hanya membayar 100 RMB atau Rp 221 ribu rupiah.

Orang Kaya Asli atau Palsu

Tak sampai di situ saja, mereka juga biasanya menyewa tas Hermes Birkin yang harganya ratusan juta. Biaya sewanya adalah 1.500 RMB sebulan atau Rp 3.3 juta rupiah. Lalu akan digilir semacam bergantian memakainya untuk kencan. Mereka biasa berbagi barang mewah apapun, bahkan stoking merk Gucci (kaus kaki tipis).

Bukan hanya soal barang-barang mewah, mereka juga biasanya ingin menunjukkan lewat media sosial bahwa mereka sering bepergian dan staycation, menginap di hotel mewah. Cara yang biasa dilakukan adalah dengan menyewa satu kamar di hotel bintang lima Ritz Carlton untuk satu malam dan para gadis datang bergantian untuk berfoto di dekat jendela spot kamar hotel dengan memperlihatkan view megah.

Orang Kaya Asli atau Palsu

Lalu Anda akan bertanya-tanya apa motifnya? Jadi, para gadis berusaha menaikkan status sosial mereka, terlihat kaya di media sosial demi menarik perhatian laki-laki kaya dan mendapatkan suami kaya.

“Menurut saya, showing off atau pamer itu sangat wajar karena itu persoalan pribadi. Namun, pamer akan hal yang bukan milikmu itu artinya Anda telah menipu, persoalan moral. Jadi daripada mencari segala cara untuk terlihat kaya, mengapa tidak jujur saja dan mulai cari cara untuk memperoleh hidup kaya dengan hasil kerja sendiri?,” ujarnya dalam video Tiktoknya.

Namun, kata-kata penutup sang kreator menuai pro dan kontra di kolom komentar. Ribuan orang menanggapinya berbeda. Sejumlah komentar yang pro atau menanggapinya dengan tawa dan candaan. Sedangkan pihak kontra merasa sang kreator terlalu menghakimi dan mengatur apa yang seharusnya dilakukan para gadis tersebut.

“they took "girls support girls" to another level 😂

(mereka memperlihatkan dukungan antar wanita ke level berbeda) ,” ujar @sugaho********a

“😳Those girls are really thinking outside the box (wow para wanita ini benar-benar berpikir yang seharusnya / kreatif),” kata @re.chi*********re

“Your comment at the end was unnecessary, they are doing whatever they can. The system is already tough enough (komentarmu diakhir sangat tidak perlu, mereka hanya melakukan apa yang bisa dilakukan. Sistem ini sudah cukup sulit bagi mereka),” seru @moon********nt

“To be fair, not everyone has opportunities to ‘earn a rich life for yourself’. This is just one way to create that opportunity ( sebenarnya, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk ‘memperoleh hidup kaya sendiri’. Ini hanyalah satu cara untuk membuat kesempatan tersebut),” dukung @4cha***

“life isn't fair, you gotta do what you gotta do. as long as they're not hurting anyone (hidup nggak adil, kamu lakukan apa yang bisa kamu lakukan. selama mereka tidak menyakiti orang lain), “ kata @kimb********ton

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini