Deteksi Covid-19, Perlukah Sampai Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 30 Oktober 2021 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 481 2494130 deteksi-covid-19-perlukah-sampai-tes-pcr-jadi-syarat-perjalanan-idenMefKYg.jpg Ilustrasi (Foto : News Medical)

TES PCR pada fungsi utamanya adalah mendeteksi keberadaan virus SARS-CoV2 pada tubuh seseorang. Pemeriksaan ini amat penting untuk menegakkan diagnosis apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak. 

Jika kemudian menjadi syarat naik kendaraan umum, seperti pesawat misalnya, apakah ini menjadi tepat guna? Dikatakan Sekjen Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia (GAKESLAB Indonesia), Randy H. Teguh, tentu tetap efektif.

"Namun saya bisa analogikan seperti ini, seperti ingin membunuh lalat tapi pakai bom nuklir," ungkapnya dalam Polemik Trijaya yang disiarkan daring, Sabtu (30/10/2021).

Tes PCR

Ia pun menerangkan bahwa tes PCR itu untuk menegakkan diagnosis. Jadi, apakah ada virus penyebab infeksi atau tidak di tubuh si individu.

"Kalau fungsi skrining, tes Antigen saja sudah cukup, karena tes itu juga punya keunggulan di kecepatan mendapatkan hasil," katanya.

Baca Juga : Ribut Harga Tes PCR, Ombudsman: Harus Gratis Seperti Vaksinasi!

Lalu, di mana fungsi tes PCR akan dirasa sangat tepat?

Randy menerangkan, itu ada pada pemeriksaan rumah sakit untuk menegakkan diagnosa seseorang. Atau juga pasien rawat inap yang mungkin harus melakukan tindakan operasi. "Jadi, untuk memastikan apakah si pasien ini terinfeksi atau tidak Covid-19, yang mana bisa membahayakan dokter dan tenaga kesehatan yang terlibat di operasi yang dilakukan," katanya.

Tes PCR juga penting dilakukan dalam upaya tracing. "Misalnya saya positif, tes PCR in penting dilakukan untuk orang-orang yang kontak dengan saya. Jadi, tindakan selanjutnya bisa ditentukan dengan tepat," tambah Randy.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini