Share

Fenomena Demi Konten, ketika Orang Cari Perhatian di Media Sosial

Calista Angelina, Okezone · Senin 01 November 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 612 2494992 fenomena-demi-konten-ketika-orang-cari-perhatian-di-media-sosial-kvdrpQM7jW.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK orang memang tertarik untuk menjadi pembuat konten atau content creator seiring dengan tingginya minat orang untuk berselancar di media sosial. Tapi para pembuat konten pun akhirnya bersaing dengan cara yang tidak sehat untuk mencari viewers.

Akibatnya, banyak hal-hal dari mulai aneh hingga berbahaya dilakukan dengan dalih demi konten. Tidak heran perilaku ekstrem yang dilakukan semena-mena untuk mencari vierws tersebut berujung menuai kontroversi.

Psikolog Univ Pancasila Dr. Ade Iva Wicaksono, tindakan ini dilakukan seiring cara pandang mayoritas pengguna media sosial yang ingin memanfaatkan platformnya untuk memperlihatkan dirinya ke dunia luar.

Media Sosial

"Semakin terjerumus kepada kegilaan pemanfaatan media sosial berlebihan, itu menjadi salah satu ciri menganggap media sosial sebagai semacam indikator kehidupan. Sangat utama gitu dibanding hal lainnya," kata dia kepada Okezone.

"Maka tidak sedikit orang yang membangun jati dirinya di media sosial,” tambah dia.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

Media sosial pada mulanya dibuat untuk tujuan yang positif, yakni memudahkan mereka yang sudah terpisah untuk menjalin silahturahmi dan berkomunikasi dengan orang lain. Namun, kini pemanfaatan berlebihan menjadi marak dan sudah mengarah ke problematik.

Sayangnya, fitur yang ada di media sosial malah jadi beralih fungsi menjadi sebuah indikator keren atau tidaknya seseorang. “Jadi selama masih ada yang merespon, menonton, menunjukkan interaksi seperti likes, follow, komen konten tersebut maka fenomena ini akan bertahan," katanya.

"Ya artinya bukan hanya pihak yang memproduksi konten, tetapi pihak yang merespon konten tersebut juga seolah ‘saling menguatkan’ untuk menjadi sama-sama problematik,” tukas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini