Share

Epidemiolog Sebut Ancaman Flu Burung Masuk Kategori Moderate

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 02 November 2021 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 02 481 2495589 epidemiolog-sebut-ancaman-flu-burung-masuk-kategori-moderate-LlfFZCSlX0.jpg Flu burung (Foto: Bio world)

KASUS flu burung H5N6 di China kian mengkhawatirkan. Bahkan laporan terbaru menyebutkan bahwa saat ini terdapat tiga kasus flu burung yang menyebar ke manusia.

Kasus pertama dilaporkan terjadi pada seorang perempuan berusia 58 tahun asal Hunan, sementara kasus kedua ialah pria berusia 52 tahun dari Kota Dongguan.

 flu burung

Kasus ketiga dilaporkan di Yangzhou di Provinsi Hunan. Seorang petani dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Pria berusia 66 tahun itu jatuh sakit pada akhir September dan sampel yang dikumpulkan dari unggas di halaman belakang rumahnya dinyatakan positif flu burung (H5)

Tentunya kemunculan H5N6 ini tak hanya menimbulkan keresahan bagi pemerintah China. Namun, negara-negara lain di dunia juga khawatir akan meledaknya kasus tersebut yang berpotensi menyebar ke luar China.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, untuk melakukan antisipasi masuknya H5N6 ini dapat dilakukan dengan cara penguatan border (wilayah perbatasan) dalam situasi apapaun baik saat damai maupun ketika masa pandemi.

“Makanya ada international health regulation, itu adalah safe guard dari negara di dunia dalam mencegah potensi terjadinya epidemi ataupun pandemi. Selain itu kita juga harus menguatkan surveilans di dalam negeri bukan hanya melihat keluar,” kata Dicky saat dihubungi MNC Portal, Selasa (2/11/2021).

Saat ini banyak orang yang menilai bahwa kemunculan H5N6 bisa menjadi acuan adanya varian baru dari virus corona yang bermutasi.

Dicky menjelaskan bahwa indikator ini menunjukkan bahwa virus Corona ini sangat cepat dan aktif dalam bermutasi. Walaupun H5N6 berbeda keluarga, tapi secara karakternya sama dengan SARS atau Coronavirus yakni lebih cepat dalam bermutasi atau berevolusi.

“Sehingga sebetulnya kalau mau di ditempatkan secara potensi kekuatiran H5N6 ini masih moderate. Untuk diketahui H5N6 ini ditemukan pertama kali menular pada orang itu di 2014. Saat ini memang ada peningkatan kasus hampir dua kali jumlahnya dibanding ketika pertama ditemukan. Kalau melihat data sejauh ini ancamannya tuh moderate H5N6 dan bila pun masuk ke Indonesia masih agak kecil potensinya,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini