Share

Lampaui Kanker, Penyakit Jantung Jadi Penyebab Kematian Terbesar Perempuan Malaysia

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 03 November 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 612 2496200 lampaui-kanker-penyakit-jantung-jadi-penyebab-kematian-terbesar-perempuan-malaysia-bdmX1IhK4Q.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT jantung memang masih menjadi penyakit yang banyak menyerang orang. Penyakit jantung pun terdiri dari penyebab, pertama adalah disebabkan karena fungsi jantung yang terganggu dan lainnya adalah karena fungsi penopang yang terganggu.

Ketika fungsi penopang terganggu, seperti terhambatnya aliran darah ke otot jantung, maka ini dapat membuat jantung tidak berfungsi normal. Biasanya aliran ini terhambat timbunan kolesterol yang membentuk plak di dinding pembuluh darah. Oleh karena itu, gaya hidup sangat memengaruhi kondisi jantung seseorang.

Penyakit jantung pun sudah menjadi penyebab utama kematian banyak negara, termasuk di Malaysia dengan jumlah mendekati 25 persen dari keseluruhan angka kematian.

"Hampir 50 persen dari pasien yang mengalami serangan jantung masih berusia muda antara 40 hingga 60 tahun," katanya Pakar jantung Dr Ika Faizura seperti dilansir dari Antara.

Sedangkan rata-rata orang terkena serangan jantung di Malaysia pada usia 59 tahun, Amerika, Eropa, Australia dan Selandia Baru usia 66 tahun, Kanada 68 tahun, Thailand 65 tahun dan China 63 tahun.

Ika mengatakan penyakit jantung dan stroke juga menjadi penyebab utama kematian wanita di Malaysia. "Satu dari empat wanita meninggal karena serangan jantung atau stroke. Ini dua setengah kali dari wanita yang meninggal karena kanker," katanya.

Dia mengatakan jantung kalau tidak dirawat akan lemah sehingga penting untuk merawat jantung. "Fungsi jantung adalah memompa darah ke seluruh badan kita. Jantung lemah artinya jantung tidak berfungsi sehingga tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh," katanya.

Menurutnya, jantung bekerja 24 jam bahkan saat kita tidur sejak seseorang dalam kandungan ibunya. Salah satu symptom lemah jantung awal adalah sesak nafas, sudah bernafas, kaki bengkak, tidak mempunyai selera makan, urat-urat nampak tegang, rasa penat dan letih sepanjang masa. "Kalau ada symptom ini maka harus segera mendapatkan perawatan di rumah sakit," katanya.

Dia mengatakan resiko penyakit jantung ada yang bisa diubah dan tidak diubah. Beberapa hal seperti genetika, umur, ras, dan jenis kelamin menjadi penentu apakah seseorang rawan mengalami sakit jantung atau tidak. "Orang Melayu dan India lebih beresiko terkena serangan jantung lebih tinggi daripada ras China. Orang laki-laki lebih terkena resiko," katanya.

Resiko yang bisa diubah, ujar dia, adalah stres, alkohol, merokok, nutrisi, obesitas, kolesterol. Karenannya, dia menyarankan untuk mengurangi serangan jantung hendaknya mengkonsumsi sayur-sayuran yang berwarna-warni, mengkonsumsi "olive oil", berhenti merokok dan melakukan olah raga sekurang-kurangnya 150 menit dalam seminggu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini