Kulit Wajah Terlalu Lembap karena Musim Hujan, Bahaya atau Tidak?

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 04 November 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 611 2496800 kulit-wajah-terlalu-lembap-karena-musim-hujan-bahaya-atau-tidak-nVL0Dqu61P.jpeg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

MUSIM hujan yang membuat suhu udara menjadi lembap berdampak terhadap kondisi kulit wajah. Meski suhu udara sudah lembap, tapi sebagian orang tetap masih merasa perlu memakai produk skincare seperti krim pelembap. Nah, jika kondisi kulit wajah yang terlalu lembap. Apakah berbahaya atau tidak?

Well, dijelaskan dokter ahli kulit sekaligus peneliti, dr. Arini Widodo, SpKK, secara umum kelembapan yang tinggi lebih menguntungkan untuk kulit dibandingkan kelembapan yang rendah. Sebab kelembapan yang tinggi lebih baik untuk hidrasi kulit, mencegah penuaan, barrier kulit, dan proses regenerasi kulit. Tapi ingat, bukan berarti kelembapan tinggi ini tak memicu masalah pada kulit loh!

Perawatan Kulit

"Kondiri lembab berlebihan dan suhu panas juga dapat menyebabkan sejumlah masalah bagi kulit. Salah satunya jamur dan biang keringat yang mudah terjadi pada cuaca yang lembab. Biasanya biang keringat dan jamur terjadi di daerah kulit yang lembab. Pada cuaca yang panas juga bisa meingkatkan keaktifan kelenjar keringat,” ucap dr. Arini dalam acara gathering daring belum lama ini.

Baca Juga : 5 Tips Miliki Kulit Glowing di Musim Hujan

Belum lagi, karena pemakaian masker adalah hal wajib di masa pandemi seperti sekarang. Dokter Arini mengingatkan, kelembapan yang terlalu tinggi di area masker ditambah gesekan terhadap bahan masker juga ternyata mencetuskan gangguan barrier dan memicu timbulnya “maskne” alias jerawat di area wajah yang tertutup masker.

Baca Juga : 6 Perawatan Kulit yang Harus Diubah saat Musim Hujan

Lalu apa langkah-langkah yang bisa dilakukan agar kulit wajah jauh dari masalah di musim hujan seperti sekarang? dr. Arini menyarankan beberapa langkah. Mulai dari rutin mencuci wajah di pagi dan malam hari, pemilihan pelembap yang tepat

“Cuci wajah sekali di pagi hari dan sekali di malam hari dan setelah berkeringat banyak. Cuci wajah sesegera mungkin usai berkeringat. Kedua, pakai produk pelembab ringan, berbahan dasar air, atau berbentuk gel yang menyerap ke dalam kulit dengan cepat dan meninggalkan sedikit residu di kulit yang bantu menghindari wajah yang terlalu berminyak,” lanjutnya.

Terakhir, kurangi atau bahkan kalau bisa hindari kebiasaan memegang wajah dengan tangan. “Jangan memegang wajah, jauhkan tangan dari wajah. Di iklim lembap kita sering berkeringat di wajah, jadi jangan menambahkan bakteri dari tangan kita,” tutup dr. Arini

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini