Share

Kasus Covid-19 Semakin Turun, Positivity Rate untuk PCR Hanya 0,2%

Siska Permata Sari, Okezone · Kamis 04 November 2021 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 612 2496552 kasus-covid-19-semakin-turun-positivity-rate-untuk-pcr-hanya-0-2-YXO5HrD1gt.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENURUNAN angka kasus positif Covid-19 yang terus mengalami penurunan membuat pemerintah memutuskan untuk membuka kembali pintu masuk pada wisatawan asing. Beberapa daerah di Indonesia pun mulai menurunkan level PPKM mereka, sehingga aktivitas yang terjadi bisa dikatakan nyaris normal.

Penurunan kasus Covid-19 ini membuat rendahnya minat masyarakat untuk melakukan test Covid-19, kecuali bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan. Apalagi, sangat jarang orang melakukan tes Covid-19 hanya untuk screening.

Dokter Patologi Klinik yang berbasis di Bali, dr I Nyoman Gde Sudana mengatakan, testing Covid-19 saat ini banyak dilakukan untuk keperluan perjalanan. Sementara itu untuk keperluan pribadi dan karena bergejala cenderung rendah.

“Mungkin yang berlaku sekarang memang hanya untuk pelaku-pelaku perjalanan. Mereka yang melakukan untuk kesadaran sendiri karena bergejala misalnya, itu cukup rendah,” kata dr I Nyoman Gde Sudana saat ditemui di Hotel Conrad Bali, Badung, Bali.

Dia mengatakan, angka testing cenderung menurun mengikuti kasus yang juga menurun. “Angka real yang melakukan testing saat ini, kalau secara angka, turun. Mengikuti kasusnya yang turun juga,” ujarnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sementara itu, pihak penyedia layanan tes Covid-19 mengungkap adanya tren penurunan tingkat positivity rate yang sangat signifikan belakangan ini. Hal tersebut terlihat dari jumlah kasus Covid-19 yang kian menurun.

“Sekarang itu kalau di kami, positivity rate untuk PCR test per Jumat kemarin itu sekitar 0,2 persen,” kata Direktur Utama Bumame Farmasi James Wihardja yang baru saja resmi membuka layanan tes PCR dan antigen swab di Bali.

Dia mengatakan, di tengah kasus yang melandai seperti sekarang, banyak masyarakat yang memilih menggunakan tes antigen swab ketimbang PCR. Hal ini ternyata sangat berbeda ketika kondisi gelombang kedua Covid-19 pada Juni-Juli silam, di mana jumlah permintaan tes PCR lebih besar daripada antigen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini