Share

Netizen Diingatkan Jangan Sebarkan Foto Jenazah Vanessa Angel

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 04 November 2021 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 04 612 2496847 netizen-diingatkan-jangan-sebarkan-foto-jenazah-vanessa-angel-KKg5Gh5EuA.jpg Vanessa dan Bibi (Foto: Inst)

RUPANYA Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban memberi peringatan kepada masyarakat terutama yang aktif di media sosial agar tidak menyebarluaskan foto korban kecelakaan yang melibatkan artis Vanessa Angel.

Peringatan tersebut ia tuliskan yang diunggah melalui akun media sosial Twitter pribadinya@ProfesorZubairi.

Profesor Zubairi Djoerban sangat menyayangkan sikap netizen yang justru tidak memiliki empati menyebarluaskan foto korban kecelakaan tanpa mempertimbangkan keluarga yang ditinggalkan.

 Mendiang Vanessa dan Bibi

“Ketika Anda menemukan atau mendapatkan foto korban kecelakaan lalu lintas yang parah, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah jangan mengunggahnya ke media sosial,” tulis Profesor Dzubairi Djoerban, Kamis (4/11/2021).

Prof Beri yang juga penggemar fotografi ini mengajak warganet untuk bersikap lebih empati kepada korban dan keluarga korban yang tengah dirundung duka. Menurutnya hal tersebut tidak etis dan tidak menjaga martabat keluarga korban kecelakaan.

“Pakai Empati. Hormati dan hargai keluarganya yang sedang berduka. Mereka juga punya martabat. Terima kasih,” lanjutnya.

 Baca juga: Istri Crazy Rich Surabaya Gendong Putra Vanessa Angel yang Selamat: Gala Sudah Sadar

Unggahan Prof Beri ini pun langsung diamini oleh warganet lain. Belum sampai satu jam, tulisan Prof Beri yang berisi imbauan itu langsung disukai lebih dari 6000 netizen dan lebih dari 3.000 kali diunggah ulang.

“Saya bener-bener jengkel kalau ada kecelakaan di upload ke sosmed, saya pernah misuh-misuh sama orang yang lagi sibuk motret saya pas saya nolong orang keserempet kereta api. Gak bantuin malah sibuk motret padahal saya lagi butuh bantuan buat ngangkat korban dari atas jembatan,” tulis akun @sugeng54720093.

“Betul sekali prof. kalau bisa ada undang-undang yang melarang publikasi gambar atau video kejadian tragis yang menimpa seseorang ataupun banyak orang secara vulgar. Seperti halnya undang-undang pornografi," timpal a”un Syaiful Amin @ipulbin_ya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini