Share

Jerome Polin Bahas Hattori Kyota, Joker Pelaku Penusukan di Kereta Tokyo

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 06 November 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 612 2497598 jerome-polin-bahas-hattori-kyota-joker-pelaku-penusukan-di-kereta-tokyo-93oYTDDMBe.jpg Jerome Polin (Foto : Youtube/Nihongo Mantapu)

KONTEN kreator edukasi, Jerome Polin, kembali membagikan video seru dan edukatif di YouTube channel miliknya. Pria berumur 23 tahun tersebut merupakan salah satu penerima beasiswa di perguruan tinggi Waseda University, Jepang.

Banyak peminat, kini channel Nihongo Mantappu milik Jerome sudah mencapai lebih dari 7,6 juta subscribers. Kali ini, Jerome membagikan video yang lain dari biasanya. Mahasiswa tersebut menceritakan sebuah kasus mengerikan yang terjadi di Kota Tokyo pada Minggu 31 Oktober 2021, yang merupakan hari perayaan Halloween. Video yang diunggah Jerome sampai sempat trending #1 di YouTube Indonesia dan mencapai jutaan penonton.

Jerome Polin

Jerome mulai menceritakan bahwa ada seorang pria yang menggunakan pakaian seperti karakter film Joker membuat kegaduhan di kereta bawah tanah. Sambil memperlihatkan video yang direkam penumpang kereta, Jerome menjelaskan bahwa para penumpang berlarian menuju gerbong kereta paling ujung.

Penumpang berlarian karena pria berkostum Joker membawa pedang dan menusuk beberapa penumpang, ia juga menyalakan api dan mencoba membakar gerbong. Karena pintu kereta tidak dapat terbuka, akhirnya penumpang terlihat melarikan diri dari jendela.

Baca Juga : Enzy Storia Berambut Pirang dan Berbusana Pink saat Halloween, Ternyata Jadi Artis Ini

Ketika salah satu penumpang berusaha mendokumentasikan pelaku, pria berkostum Joker tersebut terlihat santai merokok di dalam gerbong sambil menyembunyikan pedangnya. Beruntungnya, tidak terdapat korban jiwa pada kejadian tersebut.

Baca Juga : Viral Kue Pocong di Atas Kuburan, Netizen: Bisa Tuh Dikirim Buat Ultah Mantan

Jerome kemudian menjelaskan bahwa pelaku bernama Hattori Kyota yang berumur 24 tahun bukan warga yang berasal dari Tokyo. “Katanya sebenarnya dia itu gak tinggal di Tokyo, 1 bulan lalu dia datang, dan kayaknya dia tinggal di Tokyo itu demi melakukan misinya ini. Dia ingin mengakhiri hidupnya gitu guys, dia bilang kayak gini ‘sebelum mati aku mau membunuh banyak orang lalu aku mau dihukum mati’ kayak gitu” jelas Jerome.

Bagi yang sudah penasaran, yuk simak penjelasan lengkapnya hanya di YouTube channel Nihongo Mantappu!

https://www.youtube.com/watch?v=YWNOu4q6jPY&t=57s

---

PT Suara Mas Abadi (SMA) dengan label Hits Records adalah perusahaan bergerak dalam bidang industri rekaman di bawah PT Star Media Nusantara (SMN) yang merupakan bagian dari PT MNC Studios International Tbk.

Hits Records memantapkan fokusnya kepada karya musik bergenre Pop, Folks, RnB, dll. Kesuksesan Hits Records dapat dilihat dari talenta-talenta yang dimiliki, seperti Andmesh Kamaleng, Mahalini Raharja, Nuca, Novia Bachmid, dll.

PT Suara Mas Abadi mengembangkan diri dengan membentuk divisi digital yang diberi nama StarHits dengan fokus untuk monetisasi aset digital MNC group, bekerjasama dengan banyak konten kreator untuk memproduksi konten yang bermutu.

StarHits juga ditunjuk oleh YouTube sebagai MCN (Multi Channel Network). Selain menyediakan layanan dalam pengelolaan konten, StarHits memiliki tujuan untuk mendistribusikan konten secara efektif ke seluruh platform media untuk meningkatkan jangkauan audiens, perlindungan konten atau hak cipta, & monetisasi konten.

Temukan kami di:

Website: https://www.starhits.id/

Facebook: https://www.facebook.com/starhitsidn

Twitter: https://twitter.com/Starhitsid

Instagram: https://www.instagram.com/starhitsid/

#jeromepolin

#smn

#starhits

#hitsrecords

#msin

#mncstudiosinternational

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini