Indonesia Diminta Ambil Pelajaran dari Peningkatan Kasus Covid-19 di Eropa

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 07 November 2021 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 07 481 2498076 indonesia-diminta-ambil-pelajaran-dari-peningkatan-kasus-covid-19-di-eropa-W6PMoqHsAQ.jpg Ilustrasi peningkatan kasus covid-19 di Eropa. (Foto: Shutterstock)

PEMERINTAH meminta semua pihak di Tanah Air bisa mengambil pelajaran dari peningkatan kasus covid-19 yang kembali terjadi Eropa. Ini menyiratkan Indonesia harus lebih berhati-hati. Semua orang pun diimbau tetap waspada serta disiplin mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi gelombang ketiga covid-19.

"Pemerintah mengajak masyarakat tetap waspada dan disiplin mematuhi protokol kesehatan agar tak terjadi gelombang baru covid-19," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, Sabtu 6 November 2021, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Vaksinasi Dosis Lengkap di Indonesia Capai 40%, Siap Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga? 

Ia menyebut seruan ini digaungkan seiring temuan Satgas Covid-19 dalam sepekan terakhir yang menunjukkan terjadi peningkatan kasus positif covid-19 di sembilan provinsi yakni Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.

Kenaikan kasus di daerah-daerah itu harus dihentikan sedini mungkin selagi angkanya masih kecil-kecil. "Sebaliknya, semua pihak perlu mempertahankan tren penurunan kasus yang saat ini terjadi agar tidak kembali meningkat," ujarnya.

Baca juga: Atasi Covid-19, Tenaga Kesehatan di Singapura Dapat Hadiah Rp42 Juta 

Dirinya mengingatkan kenaikan kasus covid-19 di negara-negara Eropa seperti Jerman, Kroasia, dan Slovenia harus menjadi pelajaran bersama. Begitu juga dengan pengalaman tahun lalu saat peningkatan mobilitas masyarakat yang tidak di bareng dengan penerapan protokol kesehatan dapat turut memicu lonjakan covid-19.

"Kita harus belajar dari berulangnya bagaimana kelengahan mematuhi prokes dapat memicu lonjakan covid-19. Seluruh masyarakat diminta tetap disiplin protokol kesehatan. Jangan mengulangi kesalahan yang sama agar aman covid-19," katanya.

Ia pun mengajak seluruh pimpinan daerah harus bergerak lebih aktif dalam memantau setiap parameter penanganan pandemi covid-19 secara berkala agar bisa mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Parameter yang dimaksud seperti jumlah kasus aktif, positivity rate, dan bed occupancy ratio (BOR).

Baca juga: Cegah Kanker Serviks, Anak Perempuan Usia SD Akan Ikuti Imunisasi HPV 

Dirinya juga menegaskan agar pemda juga harus memperkuat cakupan vaksinasinya, 3T (testing, tracing, treatment), serta penggunaan PeduliLindungi di berbagai tempat seperti mal, kafe, pasar, dan tempat wisata.

"Semua pihak harus berperan dalam penegakan protokol kesehatan sebagai bentuk antisipasi menekan risiko penularan covid-19," jelasnya.

Baca juga: 9 Jenis Iritasi Kulit pada Bayi, Simak Juga Cara Mengatasinya 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini