Muncul Jerawat di Payudara, Dokter Ungkap Penyebabnya

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 07 November 2021 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 07 481 2498085 muncul-jerawat-di-payudara-dokter-ungkap-penyebabnya-gxyKORbbr0.jpg Ilustrasi penyebab muncul jerawat di payudara. (Foto: Shutterstock)

SEJUMLAH wanita mengungkapkan munculnya jerawat di payudara. Kulit payudara sendiri sama seperti wajah yang juga rentan timbul jerawat karena memiliki folikel rambut. Jerawat muncul akibat infeksi folikel rambut setiap kali ada sekresi sebum berlebih atau keringat berlebih.

"Jika Anda memiliki jerawat di bagian lain dari tubuh, mungkin bangun di pagi hari dan menemukan jerawat di payudara Anda juga," kata pakar ginekologi asal India dr Amodita Ahuja, seperti dikutip dari laman Indian Express, Minggu (7/11/2021).

Baca juga: Vaksinasi Dosis Lengkap di Indonesia Capai 40%, Siap Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga? 

Ia juga menyebutkan beberapa faktor risiko yang dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap jerawat payudara, salah satunya ukuran payudara yang besar.

Ukuran payudara yang sangat besar sehingga saling bersentuhan jadi tidak ada ruang di antara keduanya bisa memunculkan gesekan. Akibatnya terjadi peningkatan kelembapan yang meningkatkan kemungkinan jerawat.

Ilustrasi penyebab muncul jerawat di payudara. (Foto: Shutterstock)

Faktor lainnya, bra yang ketat. Apabila ukuran bra tidak tepat misalnya lebih kecil dari ukuran sebenarnya maka Anda menjadi lebih rentan terhadap jerawat karena peningkatan kelembapan.

Selain itu, iritan seperti krim penghilang rambut, parfum, keringat tubuh, waxing dapat menyebabkan reaksi kulit dan karenanya meningkatkan kemungkinan infeksi dan jerawat.

Baca juga: Atasi Covid-19, Tenaga Kesehatan di Singapura Dapat Hadiah Rp42 Juta 

Jika Anda termasuk memiliki banyak berkeringat, maka ada lebih banyak kemungkinan penyumbatan kelenjar sebaceous Anda, dan karenanya lebih banyak jerawat.

Di sisi lain, perubahan hormonal juga dapat mempengaruhi seluruh tubuh Anda, termasuk payudara. Peningkatan hormon pada pria misalnya, dapat menyebabkan sekresi sebum berlebih dan jerawat.

Peningkatan konsumsi makanan berminyak atau makanan kaya karbohidrat kompleks, lemak trans dapat meningkatkan kecenderungan Anda untuk berjerawat.

Diet seperti itu juga menyebabkan penambahan berat badan dan peningkatan timbunan lemak pada payudara, sehingga lebih banyak gesekan yang menyebabkan jerawat.

Baca juga: Cegah Kanker Serviks, Anak Perempuan Usia SD Akan Ikuti Imunisasi HPV 

Faktor lainnya yakni stres yang meningkatkan produksi kortisol dari tubuh Anda menyebabkan peningkatan produksi sebum dari kelenjar dan menyebabkan jerawat.

Terakhir, ada kemungkinan infeksi pada kelenjar payudara. Infeksi pada kelenjar payudara, terutama selama menyusui, dapat muncul sebagai jerawat dengan kemerahan dan nyeri di sekelilingnya.

Baca juga: 9 Jenis Iritasi Kulit pada Bayi, Simak Juga Cara Mengatasinya 

"Ketahuilah apa yang cocok dengan kulit Anda. Kenakan bra dengan ukuran yang tepat. Masukkan lebih banyak buah dan sayuran dalam diet Anda. Jaga kebersihan diri, pertahankan berat badan yang sehat," kata dr Ahuja, seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, sebaiknya hindari produk berbasis minyak, dan konsultasikan dengan dokter jika jerawat disertai rasa gatal dan nyeri. Hindari krim yang dijual bebas dan lakukan perawatan hanya setelah berkonsultasi dengan dokter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini