Aktivitas Masyarakat Meningkat, Pakar Ingatkan Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 09 November 2021 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 481 2499074 aktivitas-masyarakat-meningkat-pakar-ingatkan-ancaman-gelombang-ketiga-covid-19-p117Wfq5e8.jpg Pakar Kesehatan Ingatkan Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19 (foto: Okezone)

KASUS Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Alhasil saat ini masyarakat sudah mulai melakukan aktivitasnya sehari-harinya secara normal dan makin banyak.

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’I menjelaskan, meski kasus sudah berkurang dan aktivitas sudah dibuka kembali, namun masyarakat tetap tidak boleh lengah untuk menjalankan protokol kesehatan.

 masyarakat beraktivitas

Melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Selasa (9/11/2021), ia mengatakan pelonggaran aktivitas sosial termasuk pergi ke kantor, sekolah, dan ke beberapa tempat adalah hal yang sangat wajar, ketika kasus sudah berkurang.

Oleh sebab itu, di setiap tempat tersebut harus ada protokol yang ketat dan supremasi regulasinya juga harus bagus.

“Kenapa begitu? Karena nanti bisa berpotensi meledak lagi (Covid-19) menjadi gelombang ke 3, 4, 5 dan seterusnya. Apalagi diprediksi Covid-19 ini akan panjang, sehingga adaptasinya harus bagus. Di Singapura seperti itu. Pelonggaran terjadi, kemudian meledak kasusnya karena aksi ‘balas dendam’ masyarakat,” terang dr. Fajri dalam penjelasannya.

Tentunya kondisi saat ini harus menjadi perhatian bagi semua masyarakat. Bagaimana caranya untuk tetap bisa menjaga protokol kesehatan tersebut di setiap kegiatan masyarakat.

Dokter Fajri juga menjelaskan bahwa jangan ada lagi dikotomi (pembagian) antara kesehatan, kegiatan ekonomi dan sebagainya.

 Baca juga: Pasien Covid-19 yang Ogah Divaksin, Wajib Membayar Tagihan Sendiri di Singapura

“Karena sesungguhnya semua itu bisa berjalan berdampingan. Tidak ada negara yang berhasil melaksanakan ini. Kita harus bisa di sini,” tuntasnya. (DRM)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini