Amankah Suntik Immune Booster untuk Jaga Kesehatan? Ini Kata Dokter

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 09 November 2021 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 481 2499132 amankah-suntik-immune-booster-untuk-jaga-kesehatan-ini-kata-dokter-tebHeRm2h4.jpeg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

MENJAGA kesehatan fisik dan imunitas tubuh amat penting di masa pandemi seperti ini. Makanya, saat ini banyak klinik menawarkan yang namanya suntik immune booster.

Menjadi pertanyaan sekarang, apakah suntik immune booster aman dilakukan secara rutin? Apakah ada efek yang dirasakan jika seseorang menjalani terapi satu ini?

Dijelaskan Ahli Bidang Estetika dan Anti Aging Cyn Clinic, dr Cynthia Jayanto, M.Biomed (AAM), mendapatkan immune booster aman asal dilakukan di tempat yang benar dan dikerjakan oleh ahli profesional.

Suntik Imun

"Immune bootser sendiri adalah vitamin atau multivitamin yang mengandung vitamin B, D, asam folat, vitamin E, dan beberapa kandungan vitamin lain bertujuan untuk memperkuat imun tubuh. Dikerjakan dengan injeksi yang dosisnya sesuai engan angka kebutuhan gizi setiap orang," terang dr Cynthia pada MNC Portal melalui pesan singkat, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga : 6 Makanan untuk Jaga Imunitas Tubuh Selama Pandemi, Jangan Sampai Drop!

Dokter Cynthia menjelaskan, pada dasarnya immune booster itu bisa didapat dari vitamin oral (yang diminum), hanya saja tren saat ini orang lebih memilih dengan cara cepat yaitu dengan injeksi.

"Jadi, transfer immune booster-nya bisa dengan jarum suntik atau melalui cairan infus," terangnya.

"Nah, jika ditanya mana yang bagus, kalau dari ketahanan hasil khasiat, injeksi melalui infus lebih lama dibandingkan inheksi lewat suntikan langsung," tambah dr Cynthia.

Baca Juga : Cara agar Imunitas Meningkat Selama Pandemi, Apa Saja?

Sebab, sambungnya, kalau lewat suntikan, vitamin diproses melalui lambung, hati, dan ginjal, dan itu bisa sebagian langsung terbuang melalui urine.

Beda dengan infus. "Di dalam infus itu ada cairan natrium klorida. Multivitamin ini akan berikatan dengan natrium klorida tersebut yang mengandung mineral garam. Knaudngan garam tersebut yang kemudian mengikat multivitamin dan ini membuatnya lama bertahan di tubuh," paparnya.

Ia melanjutkan, soal keamanan, semua prosedur suntik itu bisa ada risiko lebam setelah penyuntikan pada pembuluh darah yang sulit atau risiko emboli udara apabila tidak sesuai prosedur.

Hati-hati dengan mega dosis immune booster

Dokter Cynthia mengingatkan juga kepada masyarakat untuk tidak terbuai dengan immune booster dengan kandungan multivitamin mega dosis. Sebab, berisiko tinggi menyebabkan efek samping terlebih pada tubuh yang sensitif.

Secara medis, mega dosis immune booster juga tidak direkomendasikan karena sejatinya tubuh manusia tidak membutuhkan dosis sebanyak itu dan tidak disarankan dilakukan terus menerus.

Suntik Imun

"Karena tidak sesuai angka kebutuhan tubuh. Jadi, pasti akan terbuang atau tidak terserap oleh tubuh akhirnya," terangnya.

Hal semacam ini, kata dr Cynthia, yang mesti diketahui masyarakat. Terlebih untuk individu yang baru pertama mau menjajal immune booster.

"Kita sebagai customer berhak bertanya juga ke klinik, apa kandungan dari immune booster yang akan disuntikkan, berapa dosisnya," ungkapnya.

Di penjelasannya juga dr Cynthia menyarankan bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit seperti pasien denan riwayat maag kronis, gangguan darah G6PD, gangguan ginjal kronis, alergi pada beberapa vitamin, autoimun, dan ibu hamil serta menyusui, untuk berhati-hati melakukan immune booster.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini