Intip Nex Carlos Nyobain Kuliner Ekstrem di Manado, dari Tikus hingga Piton!

Calista Angelina, Jurnalis · Rabu 10 November 2021 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 298 2499681 intip-nex-carlos-nyobain-kuliner-ekstrem-di-manado-dari-tikus-hingga-piton-fAFGDKcNBm.jpg Nex Carlos nyobain kuliner ekstrem di Manado (Foto: YouTube/Nex Carlos)

INDONESIA kaya akan ragam budaya, termasuk kuliner di dalamnya.  Salah satu yang menarik perhatian adalah kuliner ekstrem di Sulawesi Utara.

Seorang YouTuber Nex Carlos mengajak kita untuk melihat situasi di Manado tepatnya pasar Tomohon. Di pasar tersebut banyak daging binatang yang tidak biasanya kita temukan di pasar lain. Bagi penduduk Manado, semua daging hewan itu lezat asalkan tahu cara mengolahnya.

1. Kelelawar

Kelelawar

Masyarakat Manado menyebutnya paniki. Makanan berbahan daging kelelawar berasal dari Minahasa, Manado, Sulawesi Utara. Sebelum diolah menjadi masakan, kelelawar dibakar terlebih dahulu untuk menghilangkan bulu-bulu halusnya. Setelah itu, dimasak dengan bumbu santan.

Umumnya, jenis kelelawar yang dipakai adalah kelelawar pemakan buah yang banyak hidup di provinsi Sulawesi Utara. Bumbu khas manado yaitu rica-rica atau cabai pedas, karena orang Manado menyukai pedas.

Baca Juga : 5 Makanan Teraneh di Dunia, Ikan Basi hingga Telur Perjaka!

2. Ular

Masakan dengan daging ular disebut patola. Sebenarnya konsumsi daging ular piton ini merupakan tren yang berkembang di masyarakat. Pada mulanya, daging ular hanya diperuntukkan bagi penderita diabetes, penyakit jantung, dan untuk meningkatkan vitalitas. Namun, sekarang ular piton dikonsumsi oleh siapa saja. Ular piton dipotong-potong, lalu dimasak dengan berbagai rempah terdiri dari rica, lengkuas, kunyit, sereh, bawang merah, batang bawang, dan bumbu lainnya.

Baca Juga : Baca Juga : Daftar 5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Ada yang 1.200 Kali Lebih Beracun dari Sianida!

3. Tikus

Nex Carlos

Tikus yang ada di pasar Tomohon itu merupakan tikus hutan. Berbeda dengan tikus rumah atau tikus yang hidup di gorong-gorong. Tikus hutan hidup bertahan hidup dengan mengonsumsi buah-buahan. pada umumnya tikus ini disebut Kawok atau Bumbu yang digunakan juga rica-rica.

4. Kucing

Hewan yang biasanya dijadikan peliharaan, di Manado para kucing dipotong dan dijadikan masakan. Itu sudah menjadi budaya mereka sejak dahulu. Daging kucing juga dipercaya dapat mengobati penyakit asma.

5. Anjing

Selain kucing, anjing juga dikonsumsi masyarakat Manado. Sajian daging anjing disebut juga RW, singkatan dari rintek wuuk yang artinya bulu halus. Daging anjing juga dipercaya dapat menyembuhkan asma, meningkatkan stamina.

Di akhir video, Melissa rekan Nex Carlos mengungkapkan bahwa anjing peliharaannya keluar dari pagar rumah dan akhirnya diculik. Anjingnya diduga terkena potas atau semacam racun yang digunakan untuk membuat para anjing merasa pusing, lemas dan pingsan. Kemudian, jadi lebih mudah untuk dibawa dan kemungkinan besar diperjual belikan di pasar.

Setelah mengunjungi pasar Tomohon, Nex Carlos melanjutkan perjalanan ke Rumah Makan Barameji di Walantakan, Langowan yang lokasinya cukup jauh, butuh waktu sekitar 2 jam dari Kota Tomohon.

Sesampainta di rumah makan, Nex Carlos memesan daging tikus, babi hutan dan ular. Semua daging dimasak rica-rica.

“Tekstur daging tikus agak aneh ya, baunya juga kuat banget,” ujarnya sambil mencoba memakannya kembali.

Nex Carlos mengungkapkan bahwa ia tidak sanggup menikmati aneka daging yang ia makan. Ia terus terbayang binatang-binatang yang di pasar tadi.

Hmm kira-kira kalian berani gak nih coba kuliner ekstrem Manado ?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini