4 Tips Turunkan Darah Tinggi di Usia Muda, Hipertensi Bukan Lagi Penyakit Orang Tua!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 481 2499657 4-tips-turunkan-darah-tinggi-di-usia-muda-hipertensi-bukan-lagi-penyakit-orang-tua-OfuAqiO3Wd.jpeg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

DARAH tinggi atau hipertensi identik dengan penyakitnya orang tua. Tapi, bukan berarti orang di usia muda tak bisa mengalami penyakit ini. 

Perubahan gaya hidup yang buruk membuat kasus darah tinggi banyak menyerang anak muda juga. Menurut laporan Houston Methodist, saat ini masalah darah tinggi banyak juga dialami individu dewasa muda berusia 20 tahun ke atas. Mereka meningkatkan risiko maupun sudah terkena tekanan darah tinggi.

"Tekanan darah tinggi merusak tubuh Anda dari waktu ke waktu dan ini meningkatkan risiko penyakit yang lebih serius. Itu sebabnya kamu menyebut tekanan darah tinggi sebagai pembunuh diam-diam," ungkap Kepala Pencegahan dan Kesehatan Kardiovaskular di Houston Methodist, dr Nasir, dikutip MNC Portal, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga : Hipertensi Jadi Komorbid Terbanyak Kasus Covid-19 di Indonesia

Bicara soal berapa sih angka normal tekanan darah, dijelaskan dalam laman kesehatan tersebut, angka normal tekanan darah itu 120/80 mmHg. Sedangkan, seseorang dikatakan mengalami risiko darah tinggi jika hasil pengukuran tensi menunjukkan angka antara 120-129/80 mmHg.

Baca Juga : 5 Obat Penurun Darah Tinggi, Catat Efek Sampingnya

Nah, kalau angka darah tinggi itu ternyata dibagi dalam skala stadium. Pada stadium 1, angkanya antara 130-139/80-90 mmHg, lalu pada stadium 2 angkanya 140/90 mmHg atau lebih tinggi.

Menjadi poin penting dalam pembahasan kali ini adalah upaya pencegahan yang bisa dilakukan anak muda agar meminimalisir risiko mengalami darah tinggi. Berikut ini dr Nasir coba memberikan saran untuk menurunkan darah tinggi di usia muda:

1. Konsumsi makanan dan minuman bergizi dan seimbang

Diet Sehat

Untuk menurunkan darah tinggi, Anda diharapkan mengonsumsi makanan yang diolah dengan minyak rendah lemak jenuh. Selain itu, perbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

"Pada kasus anak muda, kebanyakan dari mereka itu tidak terdiagnosis karena malas kontrol ke dokter. Ini yang membuat kasus darah tinggi pada anak muda meningkat. Karena itu, disarankan agar mengurangi faktor risiko dan jangan ragu kunjungi dokter untuk memastikan berapa tekanan darah Anda," tambah dr Nasir.

2. Menjaga berat badan yang sehat

"Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan 4,5 kilogram sudah mengurangi risiko tekanan darah tinggi. Untuk mencapai tujuan ini, atur asupan garam di bawah 1.500 mg/hari," saran dr Nasir.

3. Tetap aktif bergerak

Olahraga di Rumah

Olahraga adalah solusi murah tapi sangat berat dilakukan oleh kebanyakan orang. Memastikan tubuh tetap bergerak aktif setidaknya 90 menit setiap minggu sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh.

4. Jauhi alkohol

Jika Anda kecanduan minuman beralkohol, maka upayakan untuk menyudahi hal tersebut. Mengonsumsi alkohol meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini