Share

Rilis Chatbot WhatsApp, Kemenkes Pastikan Urus Sertifikat Vaksin Bisa Lebih Cepat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 481 2500158 rilis-chatbot-whatsapp-kemenkes-pastikan-urus-sertifikat-vaksin-bisa-lebih-cepat-KkO5JzCXMC.jpg WhatsApp (Foto: Metro)

KEMENTERIAN Kesehatan resmi merilis chatbot WhatsApp untuk membantu masyarakat mengatasi masalah terkait dengan sertifikat vaksinasi Covid-19.

Chatbot WhatsApp ini berfungsi untuk membantu masyarakat yang memiliki masalah dalam pengurusan mengenai informasi maupun penyesuaian data terkait dengan sertifikat vaksin Covid-19.

Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan, Setiaji menjelaskan, selama ini pengaduan masyarakat terkait sertifikat vaksin diberikan melalui email sertifikat@pedulilindungi.id atau call center 112#9.

 sertifikat vaksin

Jika, dihitung jumlah rata-rata aduan per minggu yang masuk mencapai 134 ribu email dan 80 ribu call.

Oleh sebab itu chatbot hadir untuk membantu masyarakat mengurus semua masalah terkait dengan sertifikat vaksin Covid-19. Setiaji menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir, dengan mekanisne baru menggunakan chatbot WhatsApp ini, maka perubahan data bisa lebih mudah dan cepat untuk dilakukan.

“Kalau perubahan-perubahan data sesuai dengan yang ada dichatbot tersebut sebenarnya bisa langsung terupdate di dalam PeduliLindungi. Jadi kalaupun lama, tidak sampai menunggu berhari-hari. Mungkin hanya hitungan paling lambat maksimal satu jam. Semua tergantung sinkronisasi datanya,” terang Setiaji, pada sesi jumpa pers secara virtual di channel YouTube Kemenkes kemarin.

Setiaji menambahkan chatbot WhatsApp ini tidak seperti email yang harus menunggu dijawab operator. Sehingga waktu untuk melakukan perubahan dan sebagainya juga bisa dilakukan secepat mungkin dan bisa terupdate dalam data tersebut.

Baca juga: Tips Ganti Nomor WhatsApp Tanpa Hilang dari Teman, Gak Perlu Japri Satu Per Satu!

“Ketika seseorang mendapatkan konfirmasi dari chatbot tersebut, pada saat itu juga sistem dari dalam PeduliLindungi akan melakukan perubahan. Kecuali ada perubahan NIK-nya terpakai, itu beda lagi. Yang saya maksud perubahan di dalam ini adalah identitas yang sudah tercantum dalam sertifikat vaksin seperti perubahan nama, bisa langsung dilakukan dengan sistem ini,” pungkasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini